Pelatihan kerja yang digelar Pemkab Blitar.
Sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan ini, terdiri dari lima orang perwakilan asosiasi petani tembakau dan 15 peserta dari masyarakat umum.
Nanang menekankan pentingnya sertifikasi BNSP bagi profesi barber di era kecerdasan buatan (AI). Sertifikasi ini menjadi jaminan kompetensi profesional dan daya saing di tengah industri Barbershop yang semakin berorientasi teknologi.
"Sertifikasi memastikan barber menguasai gaya rambut modern (misalnya, textured crop, mullet) dan siap beradaptasi dengan alat berbasis AI, seperti gunting pintar atau aplikasi desain rambut. Ini krusial untuk memenuhi ekspektasi pelanggan yang terpengaruh tren digital," ucapnya.
Dalam 10 tahun ke depan, lanjut Nanang, profesi barber akan tetap relevan dan menjanjikan. AI akan berperan sebagai pendukung, bukan pengganti, dengan membantu efisiensi, pemasaran, dan inovasi layanan.
"Permintaan untuk barber terampil akan terus ada karena sifat personal dan kreatif profesi ini," tuturnya.
Untuk sukses di era digital, barber dituntut untuk adaptif terhadap teknologi, terus meningkatkan keterampilan melalui pelatihan, dan menjaga kualitas layanan pelanggan. (ina/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




