SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Gelombang protes pasca-tewasnya driver ojek online di Jakarta terus meluas hingga ke Sidoarjo.
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sidoarjo menggelar aksi di Mapolresta Sidoarjo, Senin (1/9/2025). Dengan tuntutan tegas, 'Reformasi Polri, Tuntut Kapolri Mundur'.
BACA JUGA:
- Polresta Sidoarjo Salurkan 100 Hewan Kurban pada Iduladha 1447 Hijriah
- Tabrak Tossa, Bus Bagong Alami Kecelakaan Karambol di Krian Sidoarjo, 3 Orang Alami Luka
- Pelajar 17 Tahun Jadi Korban Luka Usai Motor Tabrak Mobil di Balongbendo Sidoarjo
- 35 Siswa SD di Sidoarjo Dapat Pelatihan Jadi Polisi Cilik untuk Lomba Polda Jatim
Untuk mengantisipasi potensi kericuhan, Polresta Sidoarjo menyiagakan sekitar 700 personel gabungan.
Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari lingkungan Mapolresta, titik kumpul massa, hingga jalur lalu lintas.
Kasi Humas Polresta Sidoarjo, Iptu Tri Novi Handono menegaskan, pola pengamanan dilakukan secara humanis, tegas, dan terukur.
“Kami menyiapkan sekitar 700 personel sesuai ploting. Semua pengamanan dilakukan dengan pola yang humanis, tegas, dan terukur untuk memastikan unjuk rasa berjalan kondusif,” tegasnya.
Iptu Tri Novi juga mengimbau masyarakat Sidoarjo agar tidak mudah terprovokasi ajakan yang berpotensi menimbulkan kerusuhan, baik di lapangan maupun melalui media sosial.
“Kami mengajak dulur-dulur Sidoarjo untuk tetap bijak menggunakan media sosial, jangan mudah terprovokasi informasi yang tidak jelas. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan di Sidoarjo,” jlentrehnya. (cat/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




