Aksi damai yang dilakukan berbagai elemen mahasiswa di Mapolresta Sidoarjo.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Setelah sebelumnya IMM dan HMI menyampaikan aspirasi di Mapolresta Sidoarjo, giliran PMII menggelar aksi damai pada Rabu (3/9/2025). Aksi yang berlangsung tertib ini dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan diterima secara humanis oleh Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, beserta jajaran.
Di hadapan Forkopimda Sidoarjo, puluhan mahasiswa yang dipimpin oleh Putri Maulidina menyampaikan sejumlah aspirasi terkait situasi nasional, termasuk ungkapan duka atas meninggalnya driver ojek online, Affan Kurniawan, dalam aksi demonstrasi di Jakarta.
BACA JUGA:
- Brio Diduga Masuk Jalur Lawan, Tabrakan Beruntun di Balongbendo Sidoarjo Tewaskan 2 Pemotor
- Bobol Rumah di Gedangan, Pria Asal Sukodono Ditangkap Resmob Polresta Sidoarjo
- Polresta Sidoarjo Ungkap 33 Kasus Narkotika Selama Mei 2026, Total BB Disita Hampir Rp45 Miliar
- Tinggal Sekamar Kos, Pria di Sidoarjo Setubuhi Anak Kandung Berusia 17 Tahun hingga Hamil
"Kami mengecam dan mendesak untuk adili seadil-adilnya tindakan represif dari aparat yang memakan korban nyawa seorang ojol tersebut dalam demonstrasi. Pemerintah dan institusi kepolisian segera mengevaluasi prosedur pengamanan aksi demonstrasi tersebut,” paparnya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Sidoarjo menyatakan bahwa Polri di tingkat pusat berkomitmen untuk menangani kasus tersebut secara adil, transparan, dan tepat.
"Bahwa Polri di tingkat pusat berkomitmen menangani kejadian di Jakarta secara adil, transparan dan tepat," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap seluruh aspirasi masyarakat terkait berbagai peristiwa nasional. Ia juga mengapresiasi semangat damai dan sinergi antara Forkopimda, mahasiswa, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas daerah. (cat/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





