"Ini adalah bentuk kegiatan jurnalisme di mana setiap orang, dengan akses ke alat teknologi, dapat menjadi saksi mata, mengumpulkan, menulis, dan menyiarkan berita kepada publik," tuturnya.
Ia menjelaskan, masyarakat kini secara tidak langsung telah menjadi bagian dari aktivitas jurnalistik. Dengan perangkat digital di tangan, mereka bisa mengambil gambar, menulis narasi, dan membagikannya ke media sosial.
Namun, Nurochman mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan informasi agar tidak menimbulkan dampak negatif.
"Sekarang banyak anak-anak muda mudah terhasut untuk mengikuti ajakan dari salah satu platform media tanpa konfirmasi. Padahal platform media itu hanya mengumbar eksistensi yang bersifat negatif," ucapnya.










