Asesor yang Guru Besar Ini Terkesan Kebersihan dan Keindahan Kampus UAC

Asesor yang Guru Besar Ini Terkesan Kebersihan dan Keindahan Kampus UAC Kampus Universitas KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto Jawa Timur Foto: UAC

Gunung Penanggungan menambah keindahan view kampus Universitas KH Abdul Chalim.

Prof Fauzi juga menyoroti akses UAC ke lembaga pendidikan internasional. Menurut dia, hubungan UAC dengan berbagai perguruan tinggi internasional itu sangat bagus, tapi perlu dikembangkan.

“Harus ditingkatkan,” tegas Prof Fauzi sembari mengatakan bahwa UAC punya kekhasan dan keunikan.

Sementara Dr Badru Zaman mengaku terkesan dengan jaringan Kiai Asep yang luas. Ia mengaku menyaksikan Kiai Asep berbicara dengan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung

Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A.

“Bebicara dalam Bahasa Sunda yang sangat halus. Padahal latar belakang Rektor UPI Bahasa Inggris” kata Badru Zaman. Kiai Asep memang akrab dengan Rektor UPI.

Baik Kiai Asep maupun Gus Mauhib, Rektor UAC, berharap mendapat akreditasi unggul. Apalagi semua prodi di UAC yang sudah diakreditasi semuanya unggul.

Menurut Kiai, UAC memang diproyeksikan sebagai univertas internasional. Karena itu, tegas Kiai Asep, UAC akan segera membuka prodi umum. Terutama Kedokteran.

“Kita akan segera membuka Kedokteran. Kemenristek sudah bilang prodi apa saja akan dibantu,” ungkap pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto itu.

Kiai Asep juga mengungkapkan bahwa kini sedang membangun international building sebagai salah satu syarat menjadi universitas global. Selain itu Kiai Asep juga mempersiapkan SDM unggul.

“Sudah ada 12 mahasiswa yang kita kuliahkan di Kedokteran,” ujar putra pahlawan nasional KH Abdul Chalim itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Sedekah dan Zakat Rp 8 M, Kiai Asep Tak Punya Uang, Jika Tak Gemar Bersedekah':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO