“Banyak siswa madrasah juga berasal dari keluarga sederhana. Tapi akses bantuannya sering kalah cepat dibanding sekolah umum,” ujarnya.
Selain itu, Ning Lia menyoroti fasilitas pembelajaran. Disebutkan olehnya, sekolah umum relatif lebih mudah mendapat dukungan sarana berbasis teknologi, sementara madrasah masih harus berjuang dengan keterbatasan.
BACA JUGA:Ingatkan Nilai Sejarah Gedung Grahadi, Ning Lia Ajak Masyarakat Jaga Cagar Budaya dan Guyub Rukun
“Madrasah juga siap beradaptasi dengan zaman. Tapi kalau dukungannya nggak seimbang, ya susah buat lari bareng,” tuturnya.
Keluhan juga muncul dari guru dan ASN pendidikan agama. Ia menilai masih ada hambatan struktural yang membuat pengembangan karier guru madrasah berjalan lebih lambat dibanding sektor pendidikan lainnya.










