Ipda Agung Intama, Kasi Humas Polres Bangkalan
BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Korban dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum lora Pondok Pesantren Nurul Karomah, Kecamatan Galis, dilaporkan hilang sejak 7 Januari 2026. Hingga dua pekan berlalu, keberadaan korban belum diketahui.
Polres Bangkalan masih melakukan pencarian, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. Polisi juga terus mendalami kasus hilangnya korban yang sebelumnya telah melaporkan dugaan pencabulan.
BACA JUGA:
- Bikin Prank Pocong untuk Konten Tiktok, 3 Pelajar di Bangkalan Nangis Usai Didatangi Polisi
- Kos di Blega Diduga Jadi Lapak Sabu, Polres Bangkalan Amankan Pria 50 Tahun dan Puluhan BB
- Warga Bangkalan Tewas Diduga Ditusuk Iparnya
- Viral Teror Pocong Bersajam Resahkan Warga, Polres Bangkalan: UIah Iseng Tiga Pemuda
Kasihumas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama mengatakan, penyidik telah memeriksa lima orang saksi terkait peristiwa tersebut.
Selain memeriksa saksi, Satreskrim Polres Bangkalan juga melakukan penelusuran ke sejumlah lokasi di luar daerah. Namun, korban belum berhasil ditemukan.
“Untuk sementara, itu yang sudah kami lakukan. Jika ada perkembangan lain akan kami update,” ujar Agung, Kamis (22/1/2026).
Sementara itu, pihak keluarga korban mengungkapkan adanya kejanggalan setelah korban dinyatakan hilang.
Salah seorang anggota keluarga korban, Fitriyah, menyebut keluarga terduga pelaku beberapa kali mendatangi rumah korban.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




