Secara nasional, tercatat 62.629 usulan revitalisasi sekolah telah masuk sistem, dengan 12.326 satuan pendidikan melengkapi dokumen persyaratan, mayoritas dari jenjang SD.
Melalui mekanisme swakelola, jumlah sekolah yang direvitalisasi meningkat 54,9 persen, dari 10.440 menjadi 16.167 sekolah di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan 5.273 kecamatan.
Ning Lia juga mengapresiasi sistem digital dalam pengajuan revitalisasi yang mempercepat proses dan meminimalkan kesalahan administrasi. Ia menekankan peran pemerintah daerah sangat krusial, mulai dari menentukan prioritas kerusakan sekolah, verifikasi lapangan, hingga pendampingan administrasi.
Program ini mencakup pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi, penataan lingkungan sekolah, hingga penyediaan air bersih untuk sanitasi layak, dengan prioritas bagi sekolah di wilayah 3T dan yang rusak parah.










