"Lewat pelatihan ini kami berupaya mengatasi tingginya pengangguran dan rendahnya kualitas sumber daya manusia," kata Kepala Disnakertrans Kota Mojokerto, Amin Wachid, Rabu (23/4).
Melalui kegiatan ini, katanya peluang kerja diharapkan dapat dirubah menjadi kesempatan kerja.
"Kami mengajak para peserta agar bisa berusaha mandiri. Jika berhasil, tentunya mereka akan menjadi bos dari usaha dan warga sekitarnya," ujarnya.
Setidaknya, lanjut Amin Wachid, peserta dilatih berpikir dan dewasa dalam bertindak. "Mereka akan mendapat ilmu agar bisa berdisiplin, tanggung jawab, dan percaya diri. Jiwa kreatifitas dan kemandirian otomatis bakal tumbuh," tandasnya.
Dalam acara itu, Disnakertrans juga melakukan penilaian langsung guna melihat bakat dan minat peserta. Setelah itu para peserta dipersiapkan untuk melakukan praktek memproduksi produk barang dan jasa. Para calon wirausaha pemula tersebut selain dibekali dengan pelatihan manajemen dan kemampuan berusaha, juga akan mendapatkan uang saku, sertifikat dan bantuan sarana usaha.
“Setiap tahun kita menggelar kegiatan pemberian fasilitasi dan mendorong sistem pendanaan pelatihan berbasis masyarakat. Para wirausaha pemula ini diharapkan dapat menjadi wirausaha produktif dan mandiri sebagai salah satu upaya untuk menurunkan jumlah angka pengangguran di Kota Mojokerto," tukasnya.
Menurut Amin Wachid, angka pengangguran terbuka Kota Mojokerto tahun 2012 sebesar 7,31 % dan Tahun 2013 sebesar 5,68 %. Selain menggelar pelatihan bagi pencari kerja seperti pelatihan WUB, pihaknya juga secara intensif menginformasikan lowongan kerja melalui situs resmi Pemkot Mojokerto dan papan pengumuman depan kantor Disnakertrans, Kecamatan dan kelurahan.
Selain itu juga bekerjasama dengan perusahaan di Kota Mojokerto dengan cara memberikan data base pencari kerja ke perusahaan.
"Bulan Juni dan September nanti kita gelar job fair atau bursa lowongan kerja," katanya.
Tekan Pengangguran, Mojokerto Disnaker Gelar Pelatihan Wira Usaha
MOJOKERTO (BangsaOnline) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Mojokerto terus berupaya menekan tingginya angka pengangguran. Salah satunya, dengan pelatihan wira usaha bagi generasi muda. Acara maraton yang digelar di Pacet sejak Senin 21 April hingga Jumat 25 April esok melibatkan 25 peserta. Mereka digembleng cara berwirausaha.



