Gubernur Khofifah saat panen jagung di Banyuwangi.
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah melaksanakan panen jagung kuartal IV Tahun 2025 di Pusat Pelatihan Pertanian Taruna Bumi, Green Farm, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, pada Sabtu (28/2/2026). Ia mengapresiasi sinergi antara Polda Jatim, Kwarda Pramuka, dan HKTI dalam mendukung ketahanan pangan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Jatim, Kwarda Pramuka Jatim, dan HKTI Jatim yang telah menunjukkan sinergi produktif dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan,” ujarnya.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Lantik 65 Kepala Sekolah, Minta Prestasi Pendidikan Jatim Terus Ditingkatkan
- Jawa Timur Pertahankan Prestasi Tertinggi SNBP dan SNBT 2026
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
Ia menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti konkret kolaborasi lintas sektor yang berdampak langsung pada peningkatan produksi pangan dan ekonomi masyarakat. Berdasarkan data BPS 2025, Jawa Timur tercatat sebagai produsen jagung terbesar nasional dengan produksi 4,59 juta ton atau 28,39 persen dari total produksi nasional.
“Namun capaian ini tidak boleh membuat kita berpuas diri. Keberlanjutan harus dijaga melalui regenerasi petani dan modernisasi pertanian agar produksi terus meningkat dan memberi manfaat bagi generasi mendatang,” kata Khofifah.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi berbasis teknologi dalam pertanian serta peran strategis Pramuka dalam regenerasi petani.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




