Perawatan wesel di Stasiun Gubeng
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memastikan seluruh prasarana jalan rel dan jembatan dalam kondisi aman, andal, dan siap operasi guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik.
Wilayah kerja Daop 8 Surabaya mencakup lintas sepanjang 578,396 kilometer spoor (Kmsp) dengan total 1.118 unit jembatan, terdiri dari 211 jembatan Kelas I, 161 jembatan Kelas II, dan 746 jembatan Kelas III.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan pemeriksaan dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan oleh tim prasarana, khususnya Unit Jalan Rel dan Jembatan.
“KAI melaksanakan pemeriksaan dan pemeliharaan secara intensif, baik rutin maupun preventif, pada seluruh lintas, termasuk jalan rel, jembatan, serta bangunan pelengkap lainnya. Setiap komponen kami cek secara detail, mulai dari sambungan rel, bantalan, wesel, drainase, hingga struktur utama jembatan, untuk memastikan semuanya aman dilalui kereta api selama masa Angkutan Lebaran,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, tim prasarana menerapkan tiga jenis perawatan, yakni perawatan rutin sesuai jadwal, perawatan preventif untuk mencegah potensi kerusakan, serta perawatan korektif guna memperbaiki kerusakan yang teridentifikasi.
Selain inspeksi berkala, KAI Daop 8 Surabaya meningkatkan frekuensi pemeriksaan jalur di luar jadwal reguler, melakukan lokrit/bordesrit, tilik PJL dan sidak PPJ, serta pemantauan di Daerah Pemantauan Khusus (DAPSUS). Pemeriksaan tambahan juga dilakukan saat cuaca ekstrem, khususnya musim hujan.






