Ribuan santri Ponpes Al Falah Ploso Kediri saat ikuti salat Id. (Ist)
KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Al Falah Ploso Kediri menggelar salat Id hari ini, Jumat (20/3/2026) di halaman pesantren.
Salah satu pengasuh Ponpes Al Falah Ploso, KH. Abdurrahman Al Kautsar mengatakan, salat Id dilakukan berdasarkan metode hisab yang menyatakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada hari ini.
BACA JUGA:
- Dema UIN Syekh Wasil Gelar Kediri Grow Mindset 2026, Diikuti 1.500 Mahasiswa
- BPJS Kesehatan Gandeng Kejari Kota Kediri Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha Peserta JKN
- Ada Car Free Night di Kota, Penumpang KA Diminta Antisipasi Perubahan Akses ke Stasiun Kediri
- Ponpes Al-Falah Ploso Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026
Hal ini dilakukan lantaran Ponpes Al Falah memiliki lembaga Falakiyah untuk metode penghitungan hari raya.
“Jadi, Ponpes Ploso menggunakan metode hisab sejak dahulu untuk menentukan hari raya Idulfitri. Karena di Ponpes Ploso mempunyai lembaga Falakiyah yang dilakukan oleh para masyayikh dan pendahulu. Jadi tolong ini tidak ada hubungannya dengan apapun, terkait perbedaan,” kata Gus Kautsar, sapaan akrab pengasuh Ponpes Al Falah Ploso, kepada wartawan, Jumat (20/3/2026).
Meski pihak Ponpes Al Falah Ploso melaksanakan salat Id hari Jumat, lanjutnya, namun pihak Ponpes membebaskan para alumni Ponpes untuk melaksanakan salat Id sesuai dengan keputusan dari Pemerintah melalui Kementerian Agama.
Usai melaksanakan salat Id, ratusan santri juga menggelar kenduri. Usai didoakan, kemudian mereka menyantap aneka tumpeng yang sudah dipersiapkan. (uji/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




