Kondisi ini diperkirakan meningkat pada Mei dan mencapai puncaknya pada Agustus 2026.
Menurut Khofifah, situasi tersebut menjadi perhatian serius mengingat Jawa Timur merupakan lumbung pangan nasional.
BACA JUGA:Gubernur Khofifah Pastikan Pasokan Biosolar di Malang Aman, Pertamina Tambah Distribusi BBM
Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto menyatakan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi kering terus ditingkatkan, termasuk potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
āIndonesia sangat luas. Saat beberapa daerah masih banjir, di wilayah lain seperti Riau sudah terjadi kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, kesiapsiagaan harus ditingkatkan,ā ujarnya.










