Menhaj Gus Irfan ditemani Sekjen Kemenhaj Teguh Dwi Nugroho, dan pejabat di lingkungan Kemenhaj RI saat menjamu Dubes UEA Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri. Foto: Dok. Kemenhaj RI.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, menerima kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab (Dubes UEA), Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri, di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, yang berlokasi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).
“Hari Kamis 2 April lalu saya kedatangan tamu yang mulia, Duta Besar Uni Emirat Arab, Bapak Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Thamrin,” kata Gus Irfan, Jumat (3/4/2026).
BACA JUGA:
- Fase Pemulangan Gelombang II dari Madinah Dimulai, Kemenhaj:48 Persen Jemaah Telah Tiba di Tanah Air
- Program Tanazul Bantu Jemaah Haji Sakit Pulang Lebih Awal ke Tanah Air, 142 Orang Telah Dipulangkan
- Bus Shalawat Tetap Beroperasi 24 Jam hingga 21 Juni Meski Jemaah Haji Sudah Banyak yang Pulang
- Jemaah Diminta Jangan Tergiur Paket Haji Murah! Kemenag Tegaskan Hal ini
Dalam pertemuan tersebut, Gus Irfan, sapaan Menhaj RI, membahas banyak hal, salah satunya terkait operasional haji dan umrah di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.
Menurut Gus Irfan, pertemuan ini sangat penting, sebagai upaya mitigasi risiko konflik Timur Tengah dan keamanan jemaah haji tahun 2026.
“UEA merupakan mitra strategis bagi Kementerian Haji dan Umrah, karena hampir sebagian besar jemaah umrah dan jemaah haji khusus transit di sana,” jelas Gus Irfan.
“Tentunya kami terus berupaya memitigasi segala risiko yang mungkin terjadi dan berharap eskalasi konflik segera mereda,” tutupnya. (msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




