Menhaj Gus Irfan bersama Menteri PPPA Arifah Fauzi, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak, dan jajaran saat Rakernas Konsolidasi Penyelenggaraan Haji di Tangerang. Foto: Dok. Kemenhaj.
TANGERANG, BANGSAONLINE.com – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf atau yang lebih akrab disapa Gus Irfan, telah melakukan soft launching aplikasi Persiapan Haji yang kini hampir mencapai 100 persen.
Langkah ini ditegaskan Gus Irfan sebagai komitmen pemerintah dalam peningkatan kualitas layanan haji 2026 melalui penguatan digitalisasi, transparansi, dan pengawasan menyeluruh, guna meningkatkan kesiapan jemaah.
BACA JUGA:
- Fase Pemulangan Gelombang II dari Madinah Dimulai, Kemenhaj:48 Persen Jemaah Telah Tiba di Tanah Air
- Program Tanazul Bantu Jemaah Haji Sakit Pulang Lebih Awal ke Tanah Air, 142 Orang Telah Dipulangkan
- Bus Shalawat Tetap Beroperasi 24 Jam hingga 21 Juni Meski Jemaah Haji Sudah Banyak yang Pulang
- Jemaah Diminta Jangan Tergiur Paket Haji Murah! Kemenag Tegaskan Hal ini
Selain itu, Menhaj Gus Irfan juga memperkenalkan Aplikasi Haji dan Umrah Store sebagai inovasi layanan untuk memudahkan jemaah.
“Aplikasi Haji dan Umrah Store kami hadirkan agar jemaah tidak terbagi fokusnya pada urusan belanja oleh-oleh dan logistik. Jemaah dapat lebih khusyuk beribadah, sementara kebutuhan lainnya difasilitasi dengan baik,” jelas Gus Irfan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsolidasi Penyelenggaraan Haji di Tangerang, Rabu (8/4/2026).
Sebagai bagian dari peningkatan layanan, distribusi kartu Nusuk akan dilakukan di Indonesia sebelum keberangkatan guna memastikan kelancaran mobilitas jemaah di Arab Saudi.
Gus Irfan menegaskan pentingnya transparansi dalam pengambilan kebijakan, termasuk dalam pemilihan vendor layanan bagi jemaah haji.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




