Wabup Asluchul Alif memukul gong saat pembukaan Musda X DPD LDII Gresik. foto: ist.
GRESIK,BANGSAONLINE.com -DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gresik menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-10 untuk memilih ketua periode 2026–2031 di Kantor DPD LDII, Kebomas, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif yang ditandai dengan pemukulan gong.
BACA JUGA:
- DPRD Gresik Belum Bahas Relokasi 43 PKL Kali Avoor
- Siap Luaskan Pasar Global, SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
- PT PON Salurkan Beasiswa Sekolah Kejar Paket B & C Lewat Program Pintas di Tlogopojok
- Buron hingga ke Malang, Pelaku Pembacokan di Menganti Akhirnya Diringkus Polisi
Agenda utama Musda adalah pemilihan ketua DPD LDII Gresik, dengan enam kandidat yang diusulkan peserta forum.
"Musda X DPD LDII Gresik, forum mengusulkan enam kandidat calon ketua, yang terdiri dari tiga unsur ulama dan tiga dari kalangan profesional. Mereka antara lain, Farid Kurnia, Khusnul Hanibi, dan Husnan Abdul Gani," ujar ketua panitia Musda, Andi Fajar Yulianto.
Peserta Musda berasal dari unsur pengurus cabang tingkat kecamatan serta pengurus DPD tingkat kabupaten.
Melalui forum tersebut, panitia berharap dapat melahirkan kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi semakin berkembang.
"Harapan kami, LDII terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Program-program yang ada dapat dituntaskan sehingga memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat," terangnya.
"Dengan terpilihnya ketua baru LDII nanti diharapkan mampu mendorong penguatan sektor ekonomi umat yang memberikan kemaslahatan serta berkontribusi lebih luas bagi pembangunan bangsa," imbuhnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik menekankan pentingnya peran LDII di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, termasuk dinamika geopolitik global.






