Anggota DPRD Elyas Beri Bantuan ke Lansia Penjual Kopi di Gempol Pasuruan

Ringkasan Berita
  • Anggota DPRD Elyas memberikan bantuan spontan kepada lansia penjual kopi, Mbah Ti, yang ditemuinya saat berkunjung ke daerah pemilihannya di Gempol.
  • Elyas menegaskan bantuan tersebut berasal dari rezeki pribadi, bukan anggaran pemerintah, dan bukan untuk tujuan pencitraan politik.
  • Mbah Ti, yang bukan warga asli Gempol, telah lama berjualan kopi di bundaran Apollo dan tidak mengenali Elyas sebagai anggota DPRD sebelum diberitahu.
  • Lansia tersebut menyatakan terima kasih atas bantuan yang tak terduga itu dan mendoakan kebaikan untuk Elyas.

PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD H. Elyas menemukan seorang lansia bernama Tri Hartanti atau akrab disapa Mbah Ti di tepi Jalan Apollo, Gempol, Jumat (24/4/2026). 

Pertemuan tersebut terjadi saat Elyas berada di wilayah daerah pemilihannya, yakni Gempol, Beji, dan Bangil.

Ia mengaku terharu melihat semangat hidup Mbah Ti yang tetap bekerja meski usia sudah lanjut. Lansia tersebut diketahui berjualan kopi di sekitar bundaran Apollo untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Saya merasa terharu melihat Mbah ini, karena sudah tua tapi tetap semangat bekerja," ujar Elyas kepada wartawan saat ditemui di sebuah minimarket di kawasan Apollo.

Elyas menjelaskan bahwa dirinya kebetulan memiliki rezeki sehingga bisa berbagi kepada sesama, khususnya kaum dhuafa. 

Ia juga menegaskan bahwa bantuan yang diberikan murni dari pendapatan pribadi, bukan dari anggaran pemerintah.

Ia menambahkan, kegiatan yang dilakukannya bukan untuk pencitraan atau kepentingan politik. 

Bahkan, saat ia mengajak Mbah Ti berbelanja di minimarket, lansia tersebut tidak mengetahui bahwa dirinya merupakan anggota DPRD dari Fraksi Gerindra.

Hal itu juga dibenarkan oleh Mbah Ti yang mengaku baru mengetahui identitas Elyas setelah diberi tahu.

"Saya baru tahu kalau beliau Pak Elyas anggota DPR, sebelumnya saya memang tidak kenal," ujarnya.

Mbah Ti sendiri bukan warga asli Gempol, melainkan berasal dari Kauman, Bangil. Ia telah berjualan di kawasan tersebut selama bertahun-tahun hingga akhirnya menetap di sekitar warung tempatnya berjualan.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diterimanya, yang menurutnya datang secara tiba-tiba dan di luar dugaan.

"Semoga Allah membalas semua kebaikan Pak Elyas," ungkapnya. (afa/van)