Untuk inovasi dalam negeri, pertama, kata Menhaji Gus Irfan, alokasi kuota provinsi berkeadilan.
“Dampaknya, keseragaman masa tunggu antar provinsi,” ujar Menhaj.
BACA JUGA:90 Persen Jemaah Haji Telah Pulang ke Tanah Air, Kemenhaj Pastikan Layanan hingga Kloter Terakhir
Kedua, penurunan biaya haji sebesar Rp 2 juta. “Tanpa menurunkan kualitas layanan,” ujarnya.
Ketiga, asrama haji berbasis hotel. “Embarkasi Yogyakarta,” tukas Gus Irfan.










