Bersama Bupati Gresik, Danrem Bhaskara Jaya Tinjau Hilirisasi Industri JIIPE

Bersama Bupati Gresik, Danrem Bhaskara Jaya Tinjau Hilirisasi Industri JIIPE Danrem 084/Bhaskara Jaya bersama Bupati Gresik saat mendengar penjelasan Direktur JIIPE. Foto: Ist

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, bersama Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, melakukan kunjungan kerja ke kawasan industri JIIPE pada Selasa (12/5/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola kawasan industri, dan pemangku kepentingan dalam mendukung iklim investasi kondusif serta pertumbuhan industri berkelanjutan di Jawa Timur.

Rombongan meninjau sejumlah fasilitas dan perusahaan strategis, termasuk smelter pemurnian emas, industri gas, kaca, pupuk, hingga kawasan pelabuhan internasional. Mereka juga menyaksikan langsung proses hilirisasi industri yang mengolah bahan baku menjadi produk bernilai tambah tinggi.

Kawasan JIIPE, yang diresmikan Presiden Jokowi pada 2018, merupakan kawasan industri dan pelabuhan terpadu terbesar di Jawa Timur. Dengan konsep integrated industrial estate dan deep-sea port, JIIPE berkembang sebagai hub industri strategis nasional yang mendukung konektivitas logistik, efisiensi rantai pasok, serta daya saing global.

Danrem 084/Bhaskara Jaya menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas kawasan industri.

"JIIPE memiliki kawasan industri yang sangat strategis dan terus berkembang. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pengelola kawasan, pemerintah daerah, aparat serta seluruh stakeholder untuk memastikan ekosistem industri dan investasi tetap kondusif, aman dan berkelanjutan," ujarnya.

Sementara itu, Direktur JIIPE, Bambang Sutiyono, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak dalam menciptakan lingkungan investasi positif.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan sinergi semua pihak sehingga aktivitas industri dan operasional pelabuhan di kawasan JIIPE dapat berjalan dengan baik. Kami berharap JIIPE terus menjadi kawasan industri strategis yang mampu menarik investasi, memperkuat industri nasional dan memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat," paparnya.

Kunjungan kerja ini diharapkan memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan kawasan industri modern, berdaya saing global, dan berkelanjutan di Kota Pudak. (hud/mar) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO