Satpol PP Nganjuk Amankan 5 Purel, Kembali Lepas karena Koordinasi dengan Dinsos Buruk

NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Nganjuk kembali melakukan razia ke tempat-tempat hiburan malam dan eks lokalisasi.

Setelah beberapa hari yang lalu melakukan razia di sejumlah cafe di wilayah kecamatan Tanjung Anom, Baron dan Kertosono, Selasa (24/11) malam kemarin Satpol PP kembali melakukan aktivitasnya dengan merazia cafe dan eks lokalisasi pring kuning di kelurahan Kedondong Kecamatan Bagor. Selain di pring kuning, Satpol PP juga merazia terminal truk Guyangan. Dari dua tempat itu, petugas berhasil mengamankan lima pemandu lagu (purel.red) yang saat dirazia tidak dapat menunjukan kartu identitas.

Kelima purel tersebut masing-masing berinisial, N (25) asal Madiun, W (23) asal Jepara, SG (28) asal Solo, K (23) asal Pati, P (26) asal desa Selorejo Kecamatan Bagor. Kelima purel kemudian digelandang ke kantor Satpol PP untuk didata.

Suhariyono KaSat Pol PP Nganjuk saat dikonfirmasi usai razia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan razia hingga akir tahun 2015 ini guna melakukan penertiban. Pihaknya juga mengtakan bahwa malam nanti (25/11) akan kembali merazia tempat hiburan malam. "Kami akan terus melakukan razia tempat hiburan malam, eks lokalisasi, juga cafe-cafe di wilayah kabupaten Nganjuk," jelas Hariyono.

Sementara setelah diinapkan satu malam di kantor Satpol PP, kelima purel yang terjaring razia di pulangkan kembali ke tempatnya, karena koordinasi dengan Dinsos tidak mendapat tanggapan.

"Sejak pagi (25/11) kami sudah berkoordinasi dengan Dinsos, tetapi hingga pukul 10.00 tidak ada tindaklanjut dari Dinsos. Akirnya kelima purel kami pulangkan kembali," ujar Hariyono.\

Terpisah, Santoso Sekretaris Disnakertransos membantah pernyataan Kasat Pol PP yang mengatakan jika disnakertransos tak menanggapi koordniasi dari Satpol PP.

"Kami telah menyiapkan mobil untuk mengirim purel yang terjaring razia tersebut. Tetapi pihak Satpol PP tidak segera mengirim ke kantor kami," jelas Santoso. "Ini hanya miskomunikasi, selanjutnya pihaknya akan segera mengklarifikasi hal ini ke Satpol PP," kilahnya. (dit/rev)


Satpol PP Nganjuk Amankan 5 Purel, Kembali Lepas karena Koordinasi dengan Dinsos Buruk