Khofifah Indar Parawansa turun langsung memantau harga bahan pokok di Pasar Kota Baru Bojonegoro atau Pasar Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro, Senin (25/5/2026).
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Jelang Hari Raya Idul Adha Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa turun langsung memantau harga bahan pokok di Pasar Kota Baru Bojonegoro atau Pasar Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro, Senin (25/5/2026).
Dari hasil pantauan di lapangan, kondisi pasar terbilang relatif terkendali. Aktivitas jual beli berlangsung ramai dan daya beli masyarakat dinilai masih cukup baik, meski sejumlah komoditas bumbu dapur mulai mengalami kenaikan harga.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Lantik 65 Kepala Sekolah, Minta Prestasi Pendidikan Jatim Terus Ditingkatkan
- Jawa Timur Pertahankan Prestasi Tertinggi SNBP dan SNBT 2026
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
- Arus Balik Idul Adha 1447 H dan Hari Lahir Pancasila, Stasiun Kediri Layani 13.077 Penumpang
Dalam dialog dengan pedagang, Khofifah menemukan harga daging sapi mulai bergerak naik. Sebagian pedagang masih menjual daging sapi dengan harga Rp120 ribu per kilogram, namun sebagian lainnya justru menaikkan harga menjadi Rp125 ribu per kilogram.
"Kenaikan harga daging sapi sudah mulai terlihat. Ada kenaikan sekitar Rp5 ribu per kilogram dan beberapa pedagang memberi sinyal harga masih berpotensi naik dalam waktu dekat," ujarnya.
Sementara itu, harga daging ayam potong masih terpantau stabil di kisaran Rp33 ribu per kilogram atau masih berada di bawah harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp34 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.
Khofifah juga memastikan stok beras, khususnya beras SPHP, dalam kondisi aman. Untuk beras medium kemasan lima kilogram dijual dengan harga Rp62.500 sesuai ketentuan pemerintah. Begitu pula dengan stok Minyakita yang termasuk mencukupi dengan harga tetap Rp15.700 per liter sesuai HET.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




