Prosesi pelantikan PAC PDIP di Kabupaten Tuban yang dilaksanakan secara serempak.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan (PDIP) tingkat kecamatan se-Kabupaten Tuban masa bakti 2026-2031 resmi dilantik secara serentak oleh DPD PDIP Jawa Timur di Gedung KSPKP, pada Minggu (31/5/2026).
Pelantikan massal ini menjadi puncak dari rangkaian panjang konsolidasi internal, mulai dari tahap penjaringan, penyaringan, hingga penetapan pengurus di tingkat kecamatan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Tuban, Ony Setiawan, menjelaskan bahwa seluruh proses ini mengacu pada regulasi internal partai, yakni Peraturan PDI Perjuangan Nomor 01 Tahun 2025 serta Addendum Nomor 01-A Tahun 2026 yang mengatur tentang pelaksanaan konferensi dan musyawarah di berbagai tingkatan.
"Konsolidasi ini dilakukan untuk mewujudkan Lima Mantab. Yakni Mantab Ideologi, Mantab Organisasi, Mantab Kader, Mantab Program, dan Mantab Sumber daya di seluruh tingkatan," tegas Ony saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026).
Pria yang akrab disapa Ony ini menjelaskan, momentum pelantikan ini bukan sekadar seremoni serah terima jabatan. Lebih dari itu, merupakan strategi besar untuk mengamankan target partai dalam jangka pendek, menengah, hingga panjang, sesuai dengan amanat Kongres Partai.
"Kegiatan ini juga bisa meningkatkan kualitas SDM dan potensi untuk membangun partai. Serta evaluasi kegiatan partai secara berkala dan berkelanjutan," bebernya.
Ada hal menarik dari struktur kepengurusan periode baru ini. Ony menjabarkan, dari total 206 pengurus PAC yang dilantik, mayoritas diisi oleh wajah-wajah muda. Komposisinya didominasi oleh generasi milenial sebanyak 74 persen dan generasi Z sebesar 37 persen, sementara sisanya diisi oleh kader di atas usia 35 tahun.
Selain itu, keterwakilan perempuan juga cukup kuat dengan porsi 39 persen dibanding 61 persen kader laki-laki.
Langkah memasukkan darah muda ini dinilai strategis. Mengingat tantangan politik ke depan akan semakin kompleks, PDI Perjuangan Tuban merasa perlu melakukan modernisasi manajemen kepartaian demi merespons kebutuhan zaman.
"Konsolidasi partai ini merupakan agenda rutin lima tahunan yang diselenggarakan oleh partai berdasar pada peraturan partai dan AD/ART Partai. Konsolidasi partai juga diperlukan untuk menjawab tantangan baik internal maupun eksternal partai ke depan," pungkas Ony. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




