Uji Coba KLB LRT Jabodebek Angkut 2.192 Penumpang dalam Dua Hari

Uji Coba KLB LRT Jabodebek Angkut 2.192 Penumpang dalam Dua Hari Penumpang memadati stasiun saat uji coba LRT Jabodebek

JAKARTA,BANGSAONLINE.com -Kereta Luar Biasa (KLB) mengangkut 2.192 penumpang selama dua hari pelaksanaan uji coba pada jam sibuk pagi sebagai upaya mendukung kelancaran mobilitas komuter menuju Jakarta.

Uji coba perjalanan tambahan tersebut dilakukan untuk membantu distribusi penumpang pada lintas dengan tingkat mobilitas tinggi.

PT Kereta Api Indonesia () juga terus mengevaluasi respons pengguna guna meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Berdasarkan data evaluasi operasional yang dirilis pada Selasa (9/6/2026), rute Jatimulya-Dukuh Atas melayani 950 penumpang pada 8 Juni 2026.

Pada hari berikutnya, rute yang sama kembali melayani 914 penumpang pada periode jam sibuk pagi.

Sementara itu, lintas pelayanan Harjamukti-Dukuh Atas mencatat sebanyak 328 pengguna selama masa uji coba.

Perjalanan tambahan tersebut dijadwalkan berangkat dari Jatimulya pada pukul 07.14 WIB. Adapun layanan uji coba dari Harjamukti mulai beroperasi pada pukul 07.22 WIB.

Selama pelaksanaan uji coba, operator juga memantau pergerakan penumpang di sejumlah stasiun strategis.

Stasiun Harjamukti menjadi stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi, yakni mencapai 9.365 orang yang melakukan tap in.

Posisi berikutnya ditempati Stasiun Cikunir 1 dengan 4.486 pengguna, disusul Stasiun Jatimulya sebanyak 4.299 pengguna.

Sementara itu, Stasiun Bekasi Barat mencatat 3.419 pengguna dan Stasiun Cikoko sebanyak 3.404 pengguna.

Stasiun Kampung Rambutan juga mencatat volume pergerakan penumpang yang cukup tinggi dengan total 2.020 pengguna pada pagi hari.

Manajer Hubungan Masyarakat , Radhitya Mardika, mengatakan penambahan frekuensi perjalanan dilakukan untuk mendukung distribusi pengguna pada jam sibuk.

melakukan uji coba penambahan frekuensi perjalanan pada pagi hari untuk mendukung distribusi pengguna agar perjalanan dapat lebih nyaman, khususnya pada lintas dengan mobilitas tinggi menuju pusat aktivitas,” ujarnya.

Menurut dia, terus melakukan berbagai penyesuaian operasional agar perjalanan tambahan dapat berjalan selaras dengan layanan reguler yang sudah ada.

Seluruh persiapan operasional, mulai dari kesiapan sarana, pengaturan pola perjalanan, hingga koordinasi petugas, dilakukan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keandalan layanan.

Salah seorang pengguna asal Ciracas, Tauhid, menyambut positif pelaksanaan uji coba tersebut karena dinilai dapat meningkatkan kenyamanan perjalanan.

"Saya menikmati adanya kegiatan ini,hari ini. Pastinya kita mendukung,apapun yang terbaik demi kenyamanan dan keamanan pengguna ,"ungkapnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO