Diduga Sopir Mengantuk, Minibus Ringsek Seruduk Truk Boks Ekspedisi di Tol Solo–Ngawi

Diduga Sopir Mengantuk, Minibus Ringsek Seruduk Truk Boks Ekspedisi di Tol Solo–Ngawi Kondisi kedua kendaraan usai terlibat laka tabrak belakang. Foto: ZAINAL ABIDIN/BO

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur bebas hambatan. Sebuah minibus ringsek berat setelah menabrak bagian belakang truk boks ekspedisi di ruas Tol Solo–Ngawi KM 568, tepatnya di wilayah Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Selasa (9/6/2026) siang.

Akibat benturan keras tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan parah dan empat orang dilaporkan terluka.

Insiden bermula saat minibus bernomor polisi AG 7173 UV melaju dari arah Solo menuju Ngawi. Sesampainya di lokasi kejadian, minibus tersebut menghantam bagian belakang truk boks ekspedisi bernomor polisi K 8205 ZK yang tengah melaju di jalur yang sama.

Saking kerasnya benturan, bagian depan minibus hancur tak berbentuk hingga menyebabkan sopir dan beberapa penumpang terjepit di dalam kabin. Sementara itu, truk boks yang ditabrak langsung oleng dan terguling di bahu jalan tol.

Mendapat laporan insiden tersebut, petugas dari Jasa Marga bersama anggota kepolisian langsung bergegas ke lokasi untuk melakukan penyelamatan. Proses evakuasi terhadap sopir minibus, Faikur Rohman (23), warga Pamekasan, Madura, berjalan cukup dramatis dan memakan waktu sekitar satu jam akibat kondisi kabin kendaraan yang menjepit tubuhnya.

Petugas akhirnya berhasil mengeluarkan sopir setelah menarik bagian kabin yang ringsek menggunakan kendaraan operasional. Berdasarkan data sementara, sedikitnya empat orang termasuk sopir minibus mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Sopir truk boks, Ikhwanto (44), warga Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya sedang mengantarkan paket ekspedisi dari Bogor menuju Madiun. Ia mengaku sedang melaju normal di jalur lambat dan dikejutkan oleh hantaman dari arah belakang.

“Saya melaju di jalur lambat. Tiba-tiba terdengar benturan keras dari belakang, kendaraan langsung oleng dan terguling. Setelah keluar dari kabin, baru mengetahui kalau ditabrak minibus dari belakang,” ujarnya.

Berdasarkan informasi awal di tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan maut ini diduga kuat terjadi karena pengemudi minibus dalam kondisi mengantuk, sehingga kehilangan kendali atas kendaraannya. Meski begitu, pihak kepolisian masih mendalami kronologi pasti peristiwa ini.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi. Kedua kendaraan yang terlibat juga sudah dievakuasi ke pos polisi terdekat demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Menyikapi insiden ini, petugas mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara. Jika rasa lelah atau kantuk mulai menyerang, pengendara sangat disarankan untuk segera memanfaatkan fasilitas rest area demi mencegah terjadinya kecelakaan fatal. (nal/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO