MALANG,BANGSAONLINE.com - Pengurus Daerah (PD) Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Jawa Timur menggelar silaturahmi di RM Kantei, Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sembilan Pengurus Cabang (PC) Parfi serta jajaran pengurus daerah se-Jawa Timur. Acara itu juga dihadiri tokoh senior yang pernah menjabat Ketua Parfi periode 1990-1994, Imawan Mashuri.
Dalam kesempatan tersebut, peserta turut berdiskusi mengenai kearifan lokal masing-masing daerah yang dapat diangkat menjadi tema film kekinian.
"Angkatlah kisah sejarah masing-masing daerah," kata Imawan.
Ia menjelaskan, sejarah daerah dapat dikemas secara menarik dengan sentuhan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Menurutnya, konsep tersebut berpotensi menarik minat penonton dalam jumlah besar.
Tokoh yang mengawali karier sebagai wartawan Jawa Pos itu juga memberikan pandangan mengenai strategi mencari pendanaan untuk produksi film daerah.
Ia menilai pengangkatan sejarah daerah dapat mendorong perhatian kepala daerah terhadap sebuah proyek film. Dengan demikian, tidak menutup kemungkinan pemerintah daerah turut memfasilitasi kebutuhan produksi.
"Kalau itu memang direalisasikan pasti Kepala daerahnya antusias membantu semuanya," ungkap pria yang kini menjadi penasihat Parfi tersebut.
Pada kesempatan itu, anggota Parfi, Ari Merdeka, menyerahkan buku berjudul Ari si Anak Poligami kepada Ketua Parfi Jawa Timur, Wira Lina.
Dia berharap buku yang ditulis selama dua tahun tersebut dapat diadaptasi menjadi film. Pasalnya, novel tersebut mengangkat kisah perjalanan hidupnya yang dinilai layak diproduksi ke layar lebar.
Dalam forum silaturahmi tersebut, dibahas berbagai hal penting terkait penguatan administrasi organisasi, konsolidasi kepengurusan, serta peningkatan koordinasi antara PD Parfi Jawa Timur dan PC Parfi se-Jawa Timur.
Selain silaturahmi dan koordinasi, kegiatan itu juga menjadi ajang apresiasi melalui pemberian piagam penghargaan kepada para Ketua PC Parfi yang hadir dan aktif mendukung program organisasi.
Piagam penghargaan juga diberikan secara khusus kepada penasihat Parfi, Imawan Mashuri.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dukungan, perhatian, serta kontribusinya terhadap perkembangan dan penguatan organisasi PD Parfi Jawa Timur.
“Silaturahmi ini bukan sekadar ajang pertemuan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi, membangun komunikasi yang lebih baik, dan menyatukan visi, sinergi, aktif, dan solid dalam menjalankan roda organisasi. Juga Ini adalah bentuk apresiasi kami atas dedikasi, loyalitas, serta komitmen yang telah diberikan," ungkap Imawan. (afa/van)










