Pembangunan SRRL atau Surabaya Regional Railway Line. Foto: Humas DJKA
BANGSAONLINE.com - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) memastikan proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL) tetap berjalan sesuai rencana. Kepastian ini disampaikan dalam rapat koordinasi antara perusahaan konsultan Jepang Chodai, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya, dan KAI Daop 8 Surabaya.
Rapat membahas perkembangan penyusunan Detail Engineering Design (DED) yang saat ini tengah dikerjakan Chodai. Aspek yang dibahas meliputi perencanaan infrastruktur, pengembangan jalur, peningkatan keselamatan perlintasan sebidang, hingga rekomendasi teknis pembangunan.
Kepala BTP Kelas I Surabaya DJKA, Denny Michels Adlan, menargetkan penyusunan DED selesai awal 2027, sehingga proyek dapat memasuki tahap tender konstruksi.
“Langkah ini sangat penting mengingat pembangunan SRRL akan menghadapi banyak hambatan yang perlu segera dipetakan. Khususnya pada area depo yang rencananya akan dibangun di Sidotopo dan rekayasa lalu lintas berikut peningkatan keselamatannya,” ujarnya.
Denny menekankan perlunya sinergi lintas instansi, termasuk pemerintah daerah, untuk mengantisipasi dampak sosial pembangunan. Ia menyebut potensi warga terdampak cukup besar pada pembangunan SRRL Fase I-B sehingga solusi harus dihitung matang bersama pemangku kepentingan.
Dalam rapat juga dibahas penyesuaian infrastruktur, termasuk jembatan kereta api, jalur rel, dan stasiun yang diperkirakan mengalami perubahan. Kajian teknis turut menyoroti dampak lalu lintas di titik strategis, seperti JPL Jalan Jagir Wonokromo.
“Kita harus hitung potensi kemacetan akibat headway kereta nantinya dan ini dapat kita teruskan ke Pemkot Surabaya untuk dijadikan dasar pembangunan ke depan,” kata Denny.
Proyek SRRL juga akan diintegrasikan dengan pembangunan infrastruktur pendukung seperti Flyover Taman Pelangi dan Flyover Gedangan. Executive Vice President PT KAI Daop 8 Surabaya, Daniel Johannes Hutabarat, menyambut positif pengembangan SRRL.
“Kami siap membantu apa yang diperlukan,” ucapnya. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




