DKP2P Tuban Ajak SPPG Selamatkan Pangan, Sisa MBG Diminta Tak Jadi Sampah

Ringkasan Berita
  • DKP2P Tuban mengajak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berperan aktif dalam Gerakan Penyelamatan Pangan untuk menekan pemborosan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • SPPG didorong untuk mengedukasi penerima manfaat, terutama siswa, agar menghabiskan makanan dan mengolah sisa makanan yang masih layak, misalnya menjadi nasi goreng, sebelum berubah menjadi sampah.
  • Sisa makanan yang sudah tidak layak konsumsi dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak melalui kerja sama dengan peternak lokal, yang bisa diberikan gratis atau menjadi sumber pendapatan.
  • DPRD Tuban mendorong agar bahan baku untuk program MBG diprioritaskan dari pasar tradisional dan petani lokal untuk menggerakkan ekonomi daerah serta menjaga stok dan stabilisasi harga pangan.
  • Penyimpanan bahan baku yang aman juga ditekankan, dengan menghindari menyimpan bahan mudah rusak terlalu lama di luar dan menyimpannya di tempat yang sesuai.

TUBAN,BANGSAONLINE.com -  Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban mengajak seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berperan aktif dalam Gerakan Penyelamatan Pangan untuk menekan pemborosan dan mengoptimalkan pemanfaatan sisa makanan.

Sosialisasi Gerakan Penyelamatan Pangan tersebut digelar di Aula DKP2P Tuban, Kamis (25/6/2026), dengan melibatkan seluruh SPPG se-Kabupaten Tuban. Kegiatan itu juga menghadirkan narasumber dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur serta Sekretaris Komisi III DPRD Tuban, Sumartono.

Kepala DKP2P Tuban Eko Julianto menegaskan, peran SPPG sangat penting karena menjadi penyedia makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan jumlah yang besar setiap hari.

"Kita ingin mengajak SPPG ikut aksi penyelamatan pangan," ujarnya.