Pelajar SMK di Kediri Andalkan PANDAWA untuk Akses Layanan JKN

KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Hibatul Wafi (17), pelajar asal Kabupaten Kediri, memanfaatkan layanan non tatap muka BPJS Kesehatan, PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp), untuk mengakses berbagai informasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pelajar yang akrab disapa Fifi itu menilai perkembangan teknologi telah memberikan kemudahan dalam memenuhi berbagai kebutuhan layanan sehari-hari, termasuk layanan kesehatan.

Bagi Fifi, layanan digital menjadi bagian penting dalam aktivitas generasi muda karena menawarkan kecepatan dan kemudahan akses.

Menurutnya, PANDAWA mampu menghadirkan solusi praktis tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

”Menurut saya layanan PANDAWA ini benar-benar inovasi yang sangat luar biasa. Hanya dengan chat Whatsapp ke nomor 08118165165, kita bisa mengakses layanan BPJS Kesehatan yang ada di kantor cabang tanpa perlu ke sana,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Fifi mengaku fitur informasi dalam PANDAWA sangat membantu, terutama untuk memastikan status kepesertaan JKN.

Ia dapat melakukan pengecekan secara berkala sehingga tidak perlu khawatir saat membutuhkan layanan kesehatan.

Menurutnya, kepesertaan yang aktif memberikan rasa tenang ketika harus mengakses fasilitas kesehatan.

”Penting bagi kita untuk mengetahui apakah status kepesertaan masih aktif atau tidak. Jika kepesertaan aktif, kita merasa lebih tenang karena ketika membutuhkan untuk berobat, kartu JKN bisa langsung digunakan,” katanya.

Selain fitur informasi, Fifi juga memanfaatkan layanan Info JKN untuk memahami lebih jauh Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Melalui kanal tersebut, ia dapat mengakses informasi terkait ketentuan, layanan, hingga pembaruan program dengan lebih mudah.

Ia menilai edukasi digital yang disediakan BPJS Kesehatan membantu peserta menjadi lebih mandiri dalam memahami sistem layanan.

Akses informasi yang cepat juga dinilai mampu memperkuat pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban dalam Program JKN.

Pengalaman menggunakan PANDAWA mendorong Fifi untuk membantu orang-orang di sekitarnya memahami layanan tersebut.
Ia kerap menjelaskan cara penggunaan PANDAWA kepada teman maupun warga sekitar yang belum familiar dengan layanan digital.

”Beberapa teman dan tetangga sering bertanya kepada saya bagaimana cara menggunakan PANDAWA. Saya kemudian membantu menjelaskan cara mengaksesnya agar mereka bisa mencari informasi yang dibutuhkan secara mandiri.

Jadi, mereka tidak perlu lagi datang ke kantor BPJS Kesehatan hanya untuk mendapatkan informasi atau layanan tertentu,” tuturnya.

Fifi berharap semakin banyak peserta JKN memanfaatkan PANDAWA agar layanan kesehatan dapat diakses dengan lebih cepat dan efisien.

Menurutnya, layanan digital tersebut membantu masyarakat menghemat waktu sekaligus mempermudah proses administrasi.

”Saya sendiri sudah merasakan manfaat dari kanal layanan ini. Karena itu, saya berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan PANDAWA.

Selain fiturnya yang lengkap, aksesnya juga sangat mudah sehingga dapat membantu peserta JKN memperoleh layanan dan informasi dengan lebih cepat dan praktis,” pungkas Fifi. (uji/van)