Polsek Driyorejo Selidiki Dugaan Penganiayaan Terhadap Pria hingga Babak Belur

Ringkasan Berita
  • Polsek Driyorejo menyelidiki kasus penganiayaan terhadap RRM (27) yang ditemukan babak belur di Jalan Raya Driyorejo pada Sabtu malam, 4 Juli 2026.
  • Korban ditemukan dalam keadaan berlumuran darah dan dituduh sebagai maling oleh seorang pemuda yang diduga terlibat sebelum pergi meninggalkan lokasi.
  • Saksi RYF (28) berusaha melerai dan memegangi pelaku, namun pelaku berhasil melepaskan diri sehingga identitasnya masih dalam penyelidikan.
  • Korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Anwar Medika untuk penanganan medis dan visum, sementara penyelidikan untuk mengungkap pelaku masih berlanjut.

GRESIK,BANGSAONLINE.com - Polsek Driyorejo menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap RRM (27), warga Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, yang ditemukan dalam kondisi babak belur di Jalan Raya Driyorejo, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolsek Driyorejo Kompol Gatot Setyo Budi mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah seorang saksi berinisial RYF (28), warga setempat, mendatangi lokasi karena melihat keramaian.

Setibanya di lokasi, saksi mendapati korban sudah tergeletak dengan tubuh berlumuran darah.

Saat itu, seorang pemuda yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut meneriaki korban sebagai maling.

"Saksi melihat korban tergeletak berlumuran darah dan diteriaki maling. Lalu saksi berusaha melerai dan memegangi seseorang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut namun langsung melepaskan diri dan pergi," kata Kompol Gatot.

Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Anwar Medika untuk mendapatkan penanganan medis sekaligus menjalani visum. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Driyorejo untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Saat ini masih dalam tahap penyelidikan untuk mengetahui pelaku," tuturnya. (van)