KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Lahan tebu milik Ibrahim dan Yuli Harianto di Dusun Gebangkerep Kulon, Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, dilalap api pada Senin (13/7/2026). Kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran sisa daun tebu kering (daduk) oleh salah satu warga.
Plt. Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menyebut laporan kebakaran diterima pukul 09.20 WIB. Tim Damkar Pos Grogol berangkat pukul 09.23 WIB dan tiba di lokasi pukul 09.28 WIB.
“Begitu tiba di lokasi, Tim Damkar langsung melakukan pemadaman api dengan menggunakan dua unit armada. Untuk area yang tidak dapat dijangkau armada, dilakukan penggepyokan dan penyekatan secara tradisional,” ujarnya.
Pemadaman berlangsung lebih dari tiga jam hingga api berhasil dikendalikan sesuai SOP. Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun pemilik lahan diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp780 juta.
Luas lahan yang terbakar mencapai 8 hektare. Kaleb menjelaskan, cuaca panas dan angin kencang mempercepat merembetnya api ke lahan tebu yang belum dipanen.
“Jembatan yang sempit di area ber-LHR tinggi rawan memicu kemacetan maupun kecelakaan,” katanya. (uji/mar)










