Ringkasan Berita
- Sebanyak 118 atlet dari Jatim bertanding dalam Combat Sport 'Tarung Juara Sejati' Sabuk Wali Kota Kediri yang digelar di GOR Jayabaya pada 19 Juli 2026.
- Ajang ini merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, yang menekankan olahraga sebagai instrumen penting membangun SDM.
- Pertandingan menggunakan sistem one match dan mencakup berbagai kategori mulai dari amatir, profesional, atlet, hingga laga antar influencer.
- Wali Kota berpesan agar atlet menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, serta menjadikan lawan sebagai motivasi peningkatan kemampuan, bukan musuh.
- Acara ini diharapkan dapat melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Kediri dan bersaing hingga tingkat nasional dan internasional.
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 118 atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur menunjukkan kemampuan terbaik dalam ajang Combat Sport 'Tarung Juara Sejati' Sabuk Wali Kota Kediri yang digelar di GOR Jayabaya pada Minggu (19/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kota Kediri ke-1147, dan disaksikan langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati. Pertandingan berlangsung dengan sistem one match atau satu kali tanding, mempertandingkan berbagai kategori mulai dari kelas amatir, profesional, atlet, hingga laga antar influencer.
Laga dimulai sejak pagi dan ditutup dengan pertandingan utama pada malam hari. Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri menegaskan olahraga merupakan instrumen penting membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya juang tinggi.
“Melalui Tarung Juara Sejati ini, sebagai wadah bagi generasi muda untuk bisa mempelajari nilai-nilai yang ada dalam pertandingan ini, seperti kegigihan, kedisiplinan, serta pengendalian diri," ujarnya.
"Diharapkan anak-anak yang mengikuti pertandingan ini bisa menjadikan lawannya sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan, bukan malah menjadikannya sebagai musuh,” sambungnya.
Vinanda juga berpesan agar seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas, berkompetisi secara sehat, serta menghormati lawan. Ia meminta para wasit menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, berintegritas, dan objektif.
Apresiasi turut diberikan kepada para pelatih atas dedikasi membina atlet hingga mampu tampil maksimal. Wali Kota Kediri mengatakan, “Semoga dari ajang ini lahir atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya mengharumkan nama Kota Kediri, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional." (uji/mar)










