Jelang Panen Tembakau 2026, Haji Her Sebut Bawang Mas Group Berpihak pada Petani

Ringkasan Berita
  • PT Bawang Mas Group berkomitmen memperjuangkan kesejahjahteraan petani tembakau di Pamekasan, Madura, dengan menyebut tembakau sebagai sumber penghidupan ribuan keluarga.
  • Harga pembelian untuk panen 2026 belum diumumkan karena perusahaan masih berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyesuaikan dengan regulasi dan acuan harga yang berlaku.
  • Perusahaan juga sedang melakukan evaluasi kapasitas penyerapan dan strategi pembelian untuk memastikan proses berjalan optimal, transparan, dan adil bagi petani.
  • CEO Khairul Umam (Haji Her) menegaskan upaya ini bertujuan agar petani mendapatkan nilai ekonomi terbaik dan menikmati hasil panen yang sepadan.
  • Sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan petani diharapkan dapat memperkuat hasil panen tembakau berkualitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

PAMEKASAN,BANGSAONLINE.com - Menjelang musim panen tembakau 2026, CEO PT Bawang Mas Group Khairul Umam atau Haji Her menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan petani tembakau, khususnya di Kabupaten Pamekasan.

Menurut Haji Her, tembakau bukan sekadar komoditas unggulan daerah, tetapi juga menjadi sumber penghidupan ribuan keluarga.

Karena itu, PT Bawang Mas Group berkomitmen menghadirkan mekanisme pembelian hasil panen yang memberikan nilai ekonomi terbaik bagi para petani.

"Kesejahteraan para petani tembakau di Pamekasan akan terus kami perjuangkan agar mereka bisa menikmati hasil panen yang sepadan," ujar Haji Her usai menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Provinsi Jawa Timur di Gedung Bakorwil IV Madura, Selasa (21/7/2026).

Meski demikian, Haji Her mengatakan pihaknya belum dapat mengumumkan harga pembelian tembakau untuk musim panen tahun ini. Saat ini, perusahaan masih berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyesuaikan kebijakan pembelian dengan regulasi dan acuan harga yang berlaku.

"Kami masih berkoordinasi dan mengikuti regulasi serta acuan harga yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat," katanya.

Selain harga, PT Bawang Mas Group juga masih melakukan perhitungan terkait kapasitas penyerapan hasil panen.

Haji Her menjelaskan, tim internal perusahaan tengah melakukan evaluasi menyeluruh untuk menentukan daya tampung gudang serta strategi pembelian agar proses penyerapan hasil panen berjalan optimal.

Dirinya juga menegaskan evaluasi tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan proses penyerapan tembakau berlangsung secara transparan, adil, dan memberikan kepastian bagi para petani.

"Langkah ini kami lakukan untuk memastikan penyerapan hasil panen tembakau masyarakat berjalan lancar, adil, dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi para petani lokal di Madura," ungkapnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan petani terus diperkuat sehingga musim panen tembakau tahun ini mampu menghasilkan tembakau berkualitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. (bel/dim/van)