Ringkasan Berita
- Mantan Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku komunikasinya dengan Joko Widodo terputus sejak Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon Wali Kota Solo pada Pilkada 2020.
- Pemutusan komunikasi ini dilatari loyalitas Rudyatmo kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan peringatannya kepada Jokowi agar tidak mengkhianati pimpinan partai.
- Jokowi sebelumnya menyatakan hubungannya dengan Rudyatmo tetap baik dan persahabatan mereka tidak berubah meski ada perbedaan pandangan politik.
- Rudy tidak menjelaskan detail komunikasi terakhir atau alasan spesifik perenggangan hubungan, menyisakan kesenjangan naratif antara kedua pihak.
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengaku tidak lagi berkomunikasi dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sejak Gibran Rakabuming Raka maju dalam Pilkada Solo 2020.
Pernyataan itu disampaikan Rudy dalam podcast Akbar Faizal. Menurutnya, komunikasi dengan Jokowi terputus setelah putra sulung mantan presiden tersebut memutuskan maju sebagai calon Wali Kota Solo.
"Sejak beliau minta anaknya jadi wali kota itu, saya sudah tidak berkomunikasi sampai sekarang," kata FX Rudy.
Rudy menegaskan, sikap tersebut dilandasi loyalitasnya kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Ia mengaku telah beberapa kali mengingatkan Jokowi agar tetap menjaga kesetiaan kepada pimpinan partai.
"Saya sudah berkali-kali menyampaikan jangan mengkhianati Ketua Umum," ujarnya.
Mantan Wali Kota Solo itu tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai bentuk komunikasi terakhir maupun alasan rinci yang menyebabkan hubungannya dengan Jokowi merenggang.
Sebelumnya, Jokowi menyatakan hubungannya dengan Rudy tetap berjalan baik. Menurutnya, persahabatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun tidak berubah meskipun keduanya memiliki perbedaan pandangan politik.










