BNPM Jatim dan Golkar Malang Sepakat Kolaborasi Sosial dan Pendidikan

Ringkasan Berita
  • DPW BNPM Jatim dan DPD Golkar Kota Malang menjalin kemitraan untuk program sosial dan pendidikan, ditandai dengan kunjungan pada 1 Agustus 2026.
  • Kolaborasi difokuskan pada bakti sosial santunan anak yatim dan dhuafa, serta program pendidikan melalui yayasan untuk meningkatkan SDM menuju Indonesia Emas 2045.
  • BNPM menegaskan independensinya sebagai organisasi masyarakat, menyatakan siap bersinergi atau mengkritisi kebijakan secara terbuka, bukan bagian dari struktur partai.
  • Kesepakatan ini berdasarkan kesamaan visi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dengan contoh program Mengakar Golkar untuk penguatan spiritual melalui aktivitas sosial.
  • Ketua Golkar Malang menyebut kolaborasi sebagai bentuk komitmen partai politik untuk hadir di tengah masyarakat melalui program yang menyentuh kebutuhan warga.

MALANG, BANGSAONLINE.com - DPW Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) Jawa Timur menjalin kolaborasi dengan DPD Golkar Kota Malang melalui program sosial dan pendidikan. Kesepakatan itu ditandai dengan kunjungan BNPM ke kantor Golkar Malang pada Sabtu (1/8/2026) malam.

Ketua DPW BNPM Jatim, Mohammad Ali Yasin, menyebut sinergi lahir dari kesamaan visi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Yang kami bangun adalah kolaborasi untuk masyarakat. Organisasi kemasyarakatan juga memiliki tanggung jawab sebagai kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Ia menilai sejumlah program Golkar memiliki irisan dengan agenda BNPM, terutama di bidang sosial, pendidikan, dan pembinaan keagamaan. Program Mengakar yang digagas Golkar disebut sebagai contoh penguatan nilai spiritual melalui aktivitas sosial.

“Yang utama bukan siapa yang menjalankan program, tetapi sejauh mana manfaatnya dirasakan masyarakat,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, BNPM dan Golkar sepakat menggelar bakti sosial berupa santunan anak yatim, piatu, dan dhuafa, serta kolaborasi pendidikan melalui yayasan di bawah Golkar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Ali menegaskan, BNPM tetap independen dan bukan bagian struktur partai politik.

“Saya bukan pengurus maupun penasihat Partai Golkar. Hubungan kami adalah kemitraan. Selama program berpihak kepada masyarakat, kami siap bersinergi. Namun jika ada yang perlu dikritisi, kami akan menyampaikan masukan secara terbuka,” paparnya.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, menyebut kehadiran BNPM menjadi momentum memperluas kolaborasi dengan elemen masyarakat.

“Kolaborasi ini adalah bentuk komitmen bahwa partai politik harus terus berada di tengah masyarakat. Tidak cukup hanya berdiskusi, tetapi harus diwujudkan dalam program yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga,” ucapnya. (dad/mar)