MOJOKERTO,BANGSAONLINE.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Mojokerto mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029 melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 dengan target meraih 10 kursi DPRD Kabupaten Mojokerto.
Target tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi.
Menurutnya, seluruh kader harus memiliki semangat yang sama untuk memperkuat organisasi, mempromosikan kader dan calon legislatif, serta menjaga soliditas di seluruh tingkatan.
"Mempromosikan anggota fraksi maupun para calon itu memang harus dilakukan. Yang paling penting adalah menjaga sikap solid dan kompak," ujar Ali Mufthi saat membuka Rakerda DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto di Hotel Aston Mojokerto, Minggu (2/8/2026).
Ia menegaskan target 10 kursi yang disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto Winajat harus ditetapkan sebagai keputusan resmi Rakerda.
Menurutnya, target tersebut juga harus didokumentasikan dan direkap sebagai bagian dari target Partai Golkar se-Jawa Timur.
"Oleh karena itu target 10 kursi yang disampaikan Pak Ketua (DPD Golkar Kabupaten Mojokerto) harus menjadi keputusan Rakerda, terdokumentasi, dan direkap sebagai bagian dari target Golkar se-Jawa Timur," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto Winajat mengatakan Rakerda diawali dengan pengukuhan pengurus kecamatan masa bakti 2026–2031.
Ia menjelaskan terjadi pergantian kepengurusan di sebagian besar kecamatan, meski masih ada empat kecamatan yang proses pembentukannya belum rampung.
Menurutnya, pembentukan kepengurusan baru merupakan bagian dari kaderisasi agar roda organisasi berjalan lebih efektif hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.
"Rakerda hari ini menjadi agenda konsolidasi untuk menyusun target-target menuju Pemilu 2029. Kami berharap seluruh kader dan pengurus bisa bekerja sama, bahu-membahu menjalankan program yang telah disepakati," kata Winajat.
Ia menegaskan target 10 kursi bukan sekadar angka, melainkan harus diwujudkan melalui kerja nyata seluruh struktur partai.
Karena itu, Partai Golkar Kabupaten Mojokerto telah menyiapkan berbagai strategi pemenangan, termasuk merekrut kader potensial untuk memperkuat partai menghadapi Pemilu 2029.
"Masih banyak agenda setelah ini, mulai musyawarah di tingkat desa dan kelurahan hingga menjalankan seluruh program hasil Rakerda sebagai bekal menghadapi Pemilu 2029," ujarnya.
Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto Bambang Wijanarko menambahkan Rakerda 2026 mengusung tema Memperkuat Kesolidan Organisasi, Meningkatkan Kinerja Kader, dan Mewujudkan Kemenangan Partai.
Menurutnya, forum tersebut tidak hanya menjadi ajang evaluasi organisasi, tetapi juga menyusun langkah strategis menghadapi agenda politik dan pembangunan daerah.
"Kami berharap Rakerda ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan rekomendasi, keputusan, dan langkah strategis yang bisa dilaksanakan secara nyata demi kemajuan Partai Golkar," ujar Bambang.
Melalui Rakerda tersebut, DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto juga menegaskan komitmennya memperkuat sinergi antara pengurus, kader, organisasi sayap, serta struktur partai di tingkat desa dan kecamatan guna mewujudkan target kemenangan pada Pemilu 2029. (ris/van)










