GRESIK, BANGSAONLINE.com – Bagi warga pesisir Jawa, mungkin sudah tidak asing dengan latoh. Alga yang tumbuh di laut dangkal ini memiliki bentuk bulatan-bulatan berukuran kecil yang menyerupai anggur. Maka tak heran, latoh juga sering disebut anggur laut, karena bentuknya yang sangat mirip.
Anggur laut atau yang dalam nama latin disebut Caulerpa lentillifera ini memang tidak memiliki rasa yang lezat, namun kandungannya yang kaya akan nutrisi sehingga banyak warga dari negara-negara di Asia mengonsumsinya, seperti Tiongkok, Filipina, Jepang, Korea, termasuk Indonesia.
Karena berasal dari laut, latoh memiliki aroma yang sedikit amis dan berlendir, namun akan terasa renyah saat dikunyah.
Walaupun demikian, kandungan gizi dalam latoh sangat beragam, mulai dari vitamin K, vitamin C, vitamin A, protein nabati, serat, kalsium, yodium, zat besi, hingga antioksidan.
Mau tahu apa saja manfaat dari mengonsumsi latoh? Yuk, simak ulasan berikut ini yang dirangkum dari berbagai sumber.
Memperkuat tulang
Kalsium merupakan mineral yang sangat dibutuhkan untuk memperkuat tulang, gigi, termasuk otot. Maka, mengonsumsi latoh dengan jumlah wajar dapat memperkuat tulang dan gigi, karena latoh juga kaya akan kalsum yang sangat dibutuhkan tubuh, sehingga dapat mencegah osteoporosis.
Cegah penyakit tiroid
Mineral yodium alami yang terkandung dalam latoh juga mampu berperan dalam memproduksi hormon tiroid, yaitu hormon yang mengatur sistem saraf, fungsi otak, energi, metabolisme, dan suhu tubuh. Kekurangan yodium dapat menyebabkan gangguan pada kelenjar tiroid, seperti hipotiroidisme.
Meningkatkan imun
Latoh mengandung asam amino esensial, glutamat, dan aspartat. Kandungan ini berperan untuk meregenerasi antibodi yang rusak dan meningkatkan fungsi optimal sel-sel imun. Dengan demikian, imunitas tubuh akan meningkat sehingga tidak mudah sakit.
Mengatasi sembelit
Kandungan serat dan air dalam latoh mampu memperlancar kinerja usus, sehingga sembelit dapat teratasi. Sifat antioksidan juga berperan dalam melindungi saluran pencernaan dari kerusakan akibat radikal bebas.
Cegah anemia dan penuaan dini
Salah satu kandungan yang tinggi pada latoh adalah zat besi dan asam folat. Kandungan ini juga sangat dibutuhkan tubuh untuk mencegah anemia, karena zat besi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin. Sementara asam folat mendukung pembentukan sel darah merah yang sehat.
Selain itu, mengonsumsi makanan sehat dan kaya akan nutrisi seperti latoh dapat mencegah penuaan dini. Karena kandungan nutrisi dalam latoh dapat merangsang produksi kolagen di dalam tubuh, yang berperan dalam memperbaiki dan meregenerasi sel-sel kulit dan meningkatkan elastisitas kulit.
Menjaga kesehatan jantung
Kandungan kalium, antioksidan, dan serat dalam latoh bermanfaat untuk mengurangi kolesterol sekaligus menjaga tekanan darah tetap normal. Dengan demikian, alga berjenis rumput laut ini dapat membantu menjaga fungsi dan kesehatan jantung agar tetap baik. (msn)




