Ringkasan Berita
- Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama meresmikan Mushola Shiratul Jannah di area Polsek Kedunggalar pada 4 Agustus 2026.
- Pembangunan musala didanai swadaya personel Polsek Kedunggalar dan gotong royong warga, ditujukan untuk pembinaan kerohanian anggota dan kenyamanan masyarakat.
- Acara dihadiri sekitar 130 tamu undangan dari unsur kepolisian, Forkopimcam, kepala desa, tokoh agama, masyarakat, hingga perguruan silat.
- Selain peresmian, kegiatan mencakup penyaluran santunan anak yatim, dialog interaktif, dan penyerapan aspirasi warga terkait kamtibmas.
- Kapolres menegaskan musola sebagai simbol penguat kemitraan Polri-masyarakat dan ruang untuk memperkuat keimanan serta kedekatan dengan warga.
NGAWI, BANGSAONLINE.com — Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, didampingi Kapolsek Kedunggalar AKP Karno, meresmikan Mushola Shiratul Jannah yang berlokasi di area Polsek Kedunggalar, Selasa (4/8/2026) malam.
Acara peresmian yang dihadiri sekitar 130 tamu undangan ini turut dihadiri Wakapolres Ngawi Kompol Riski Santoso, jajaran pejabat utama Polres Ngawi, Forkopimcam Kedunggalar, para kepala desa se-Kecamatan Kedunggalar, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, pimpinan ormas, hingga perwakilan perguruan pencak silat.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan, pemotongan pita, serta penandatanganan prasasti oleh Kapolres Ngawi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyaluran santunan bagi anak yatim, dialog interaktif, dan ramah tamah bersama warga.
Pembangunan Musala Shiratul Jannah bersumber dari dana swadaya jajaran personel Polsek Kedunggalar serta dukungan gotong royong warga. Fasilitas ibadah ini dihadirkan untuk meningkatkan pembinaan kerohanian anggota Polri sekaligus memberi kenyamanan bagi masyarakat yang berkunjung.
Di sela kegiatan, Kapolres Ngawi turut memanfaatkannya untuk menyerap berbagai aspirasi dan masukan warga mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kedunggalar.
AKBP Prayoga Angga Widyatama menegaskan bahwa hadirnya fasilitas ini bukan sekadar penambahan fisik bangunan, melainkan simbol penguat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.
"Mushola ini kami harapkan menjadi tempat yang membawa keberkahan, memperkuat keimanan personel maupun masyarakat, serta menjadi ruang yang semakin mendekatkan Polri dengan warga," pungkas Kapolres Ngawi.










