Sekolah Rakyat Terpadu di Dawarblandong Mojokerto Siap Tampung 1.000 Siswa

Ringkasan Berita
  • Pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu di Desa Banyulegi, Dawarblandong, telah memasuki tahap ketiga yang difokuskan pada penyelesaian fisik gedung dan sarana prasarana pendukung.
  • Sekolah permanen yang dibangun di lahan 7,5-8 hektare ini dirancang untuk menampung hingga 1.000 siswa, mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu kawasan terpadu.
  • Fasilitas yang akan disediakan meliputi ruang kelas, ruang penunjang, dan fasilitas olahraga lengkap termasuk lapangan sepak bola berukuran besar.
  • Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap proyek ini dapat segera selesai dan berfungsi optimal untuk memenuhi kebutuhan pendidikan di daerah tersebut.

MOJOKERTO,BANGSAONLINE.com - Bupati Mojokerto Muhammad Albarra menyampaikan perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Jumat (7/8/2026).

Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat Terpadu tersebut berdiri di atas lahan seluas sekitar 7,5 hingga 8 hektare. Fasilitas pendidikan itu dirancang mampu menampung hingga 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan terpadu.

Pembangunan saat ini telah memasuki tahap ketiga yang difokuskan pada penyelesaian pembangunan fisik dan sarana prasarana pendukung.

“Untuk Sekolah Rakyat di Dawarblandong itu, progres kita sudah masuk tahap ketiga. Tahap ketiga ini tahun ini akan dibangun secara menyeluruh. Pengadaan lahan, pengurukan, dan persiapan lahan sudah selesai seluruhnya,” ungkap Gus Barra.

Tahap ketiga difokuskan pada pembangunan fisik gedung beserta kelengkapan sarana dan prasarana pendukung. Nantinya, kawasan tersebut akan dilengkapi ruang kelas dan fasilitas olahraga, termasuk lapangan sepak bola berukuran besar.

“Nantinya, terdapat ruang kelas siswa dan ruang ruang penunjang serta fasilitas olahraga, seperti lapangan sepak bola dan lainnya. kelengkapannya akan sangat memadai. Proyek ini kami rancang untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Insyaallah fasilitasnya lengkap semuanya,” tegas Gus Barra.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu tersebut dapat segera rampung dan berfungsi optimal. (ris/van)