Wali Kota Kediri Dampingi Arumi Bachsin Hadiri Forum Sinergi Perempuan

KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mendampingi Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak menghadiri Forum Sinergi Perempuan TP PKK, DWP, GOW, dan Perwosi se-Bakorwil I Madiun di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, Senin (10/8/2026). Kota Kediri menjadi tuan rumah dalam pertemuan rutin tersebut.

Dalam acara tersebut juga dilakukan peluncuran SIM PKK. Peluncuran ditandai dengan penyerahan bibit tanaman cabai dan buku saku Krama Kirana serta pengukuhan pengurus Dekranasda Kota Kediri masa bakti 2025-2030.

"Suatu kebanggaan bagi kami dapat menyambut Ibu Arumi, Ibu Fitri dan seluruh peserta pertemuan rutin Bakorwil I Madiun di Kota Kediri. Saya menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kota Kediri yang telah mempersiapkan pertemuan ini dengan sangat baik. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi perempuan di wilayah Bakorwil I Madiun yang terus menjaga semangat kebersamaan dan kolaborasi," ujar Vinanda.

Vinanda menjelaskan bahwa pembangunan tidak semata-mata diukur dari hasil pembangunan fisik, tetapi yang paling menentukan masa depan adalah pembangunan manusia.

Menurutnya, pembangunan manusia selalu dimulai dari keluarga. Organisasi perempuan memiliki peran yang sangat strategis. TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, Perwosi, GOW, hingga Dekranasda bukan sekadar organisasi pendamping pemerintah.

"Organisasi-organisasi inilah yang setiap hari hadir di tengah masyarakat, mendampingi keluarga, menggerakkan kader, membangun kepedulian sosial, hingga menguatkan ekonomi rumah tangga," jelas Vinanda.

Di Kota Kediri, lanjut dia, semangat tersebut diwujudkan melalui visi MAPAN, yaitu Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni. Peluncuran SIM PKK menunjukkan bahwa organisasi perempuan juga terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman.

Pemerintah Kota Kediri juga menyambut hadirnya Buku Saku Krama Kirana sebagai bekal untuk memperkuat kapasitas kader dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

"Saya berharap inovasi-inovasi seperti ini tidak berhenti di Kota Kediri, tetapi dapat menjadi inspirasi yang bisa dikembangkan bersama di seluruh wilayah Bakorwil I Madiun," ungkap wali kota termuda ini.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak menilai forum sinergi perempuan yang melibatkan TP PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan Perwosi se-Bakorwil I Madiun merupakan forum yang sangat strategis.

Menurutnya, secara kuantitas Jawa Timur memiliki jumlah kabupaten/kota terbanyak di Indonesia dengan wilayah yang luas dan karakter masyarakat yang beragam.

Kondisi tersebut turut membentuk subkultur yang berbeda-beda di setiap daerah. Karena itu, diperlukan ruang bersama untuk saling berbagi pengalaman dan praktik baik.

"Pertemuan ini membahas hal-hal strategis. Jadi Ibu-ibu bisa studi kasus atau studi banding baik dari PKK, Dekranasda, dan lainnya. Membangun Jawa Timur ini tidak bisa dengan konsep sendiri-sendiri harus bersama-sama," ungkapnya.

Lebih lanjut, Arumi Bachsin Emil Dardak menekankan pentingnya penguatan pembangunan manusia atau human capital, khususnya dalam mempersiapkan generasi saat ini menuju Indonesia Emas 2045.

"Harapannya forum strategis ini dapat dimanfaatkan tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang untuk melakukan studi banding, berbagi pengalaman, serta memperkuat sinergi antardaerah dalam membangun kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045," imbuh Arumi.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada TP PKK Kota Kediri yang telah meluncurkan SIM PKK. Ia berharap SIM PKK dapat membantu dan mempermudah sistem pelaporan PKK. SIM PKK juga diharapkan memberikan solusi agar jenjang pelaporan PKK menjadi lebih sederhana serta dapat diakses seluruh kader kapan pun dan di mana pun.

"Kami TP PKK Provinsi hanya bisa menginisiasi. Semoga ini benar-benar bisa membantu karena buku-buku di PKK ini sangat banyak sekali," paparnya. (uji/van)