Polres Probolinggo dan Petugas Gabungan Padamkan Api di JLKT Bromo

Ringkasan Berita
  • Polres Probolinggo bersama tim gabungan bergerak cepat memadamkan titik api di kawasan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) Gunung Bromo untuk mencegah perluasan ke area wisata Seruni Point.
  • Wakapolres Kompol Yanuar Rizal Ardhianto menegaskan pihaknya langsung mengerahkan personel dan sarana pendukung, termasuk truk Karhutla dari Samapta Polda Jatim.
  • Langkah cepat ini diambil sebagai antisipasi melindungi kawasan wisata dan lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
  • Polres Probolinggo memastikan pemadaman akan terus dilakukan hingga kondisi terkendali dan melakukan pemantauan intensif untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
  • Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran di kawasan vegetasi kering dan segera melaporkan jika menemukan titik api.

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com Polres Probolinggo bersama tim gabungan bergerak cepat memadamkan titik api yang muncul di kawasan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) Gunung Bromo. Upaya ini dilakukan untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke kawasan wisata Seruni Point.

Wakapolres Probolinggo, Kompol Yanuar Rizal Ardhianto, menegaskan bahwa pihaknya langsung mengerahkan personel dan sarana pendukung.

“Kami bersama tim gabungan langsung bergerak melakukan pemadaman di titik api kawasan JLKT menggunakan kendaraan truk Karhutla dari Samapta Polda Jatim,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2026).

Menurut dia, langkah cepat ini penting untuk mencegah kebakaran meluas ke area wisata. Ia juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan dengan vegetasi kering, serta segera melaporkan jika menemukan titik api.

Polres Probolinggo memastikan pemadaman terus dilakukan hingga kondisi terkendali. Selain itu, petugas melakukan pemantauan intensif untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Gerak cepat tim gabungan ini menjadi bagian dari langkah antisipasi melindungi kawasan wisata dan lingkungan sekitar Seruni Point dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. (ndi/mar)