JAKARTA,BANGSAONLINE.com - Tas mewah Chanel yang dikenakan Iriana Joko Widodo saat menghadiri Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta, menjadi sorotan pegiat media sosial Jhon Sitorus.
Jhon menyoroti harga tas tersebut yang ditaksir mencapai Rp800 juta dan membandingkannya dengan kebutuhan pembangunan rumah bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Rp 800 juta, tas Chanel milik Iriana Jokowi saat Perayaan Hari Kerdekaan di Istana. Harga 1 tas itu cukup membangun 10 rumah untuk korban gempa bumi di NTT," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Kamis (20/8).
Menurut Jhon, penggunaan tas mewah tersebut dinilai tidak sejalan dengan citra sederhana yang selama ini melekat pada Iriana.
"Ketika wajah SEDERHANA tidak berbanding lurus dengan gaya HEDON. Sifat manusia memang tak bisa berlama-lama berpura-pura dalam nuansa kesederhanaan. Begitu keadaan memaksa, dia akan menunjukkan jati diri aslinya bagaimana," ujarnya.
Ia kemudian kembali melontarkan sindiran mengenai gaya hidup mewah yang dikaitkannya dengan status Iriana sebagai istri Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
"Namanya istri PERMAISURI juga butuh sesuatu yang MEVVAH kan, biar kalo arisan ada yang bisa dibandingkan sekalipun "kelas" itu mustahil bisa dibeli," lanjutnya.
Tas yang dikenakan Iriana disebut merupakan produk edisi terbatas dan bahkan diklaim hanya tersedia satu unit di dunia.
Tas Chanel Mini Flap Bag dari koleksi Métiers d’Art 2024 tersebut diperkirakan memiliki harga ritel USD 25.000 atau sekitar Rp450 juta.
Nilai tersebut dapat meningkat hingga kisaran Rp579 juta-Rp800 juta setelah memperhitungkan bea masuk, pajak barang mewah, asuransi, serta biaya pengiriman.
Dari sisi desain, tas tersebut memiliki warna putih krem berkilau dengan hiasan bordir manik-manik dan payet berbentuk teko teh, cangkir, cupcake, serta bunga lavender.
Tas itu juga dilengkapi tali rantai khas Chanel dan pengunci logam berlogo CC Turn-lock.
Perhatian terhadap tas tersebut semakin besar setelah personal shopper Athena Thalia membagikan pengalamannya ketika mencari edisi langka tersebut.
Edisi itu disebut hanya tersisa satu unit di dunia, sehingga muncul spekulasi di kalangan warganet bahwa klien misterius yang membeli tas tersebut merupakan Iriana Jokowi.










