Motor dan STNK Driver Gojek di Surabaya yang Disita Manajemen Akhirnya Dikembalikan

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Aksi Driver Go-Jek Surabaya yang menolak suspend massal dari manajemen berakhir damai. Itu dibuktikan dengan pengembalian sepeda motor kepada masing-masing drivernya, Jum'at (4/12/2015).

Disaksikan oleh Ratusan Driver Go-jek di Kantor Perwakilan Go-jek Jl. Tidar Surabaya, acara tersebut berjalan cukup kondusif dengan dikendalikan langsung oleh Kapolsek Sawahan, AKP Agus Bahari dan back up dari Dalmas Polrestabes Surabaya.

Pengembalian ini setelah sebelumnya mediasi dilakukan oleh 9 perwakilan driver dengan manajemen Go-Jek Perwakilan Surabaya.

Sebelumnya, ratusan driver Go-Jek menggelar demo untuk menolak suspend dan denda massal yang dilakukan oleh manajemen Go-Jek pusat. Sehingga, ratusan driver Go-Jek yang disuspend tersebut tidak bisa menerima order. Manajemen melakukan suspend terhadap ratusan driver tersebut karena mencurigai ada order fiktif.

Para Driver menilai kebijakan suspend dan penerapan denda tersebut memberatkan dan merugikan pihaknya, dikarenakan para driver tidak bisa mengakses aplikasi dan otomatis tidak menerima order.

Kendati aksi solidaritas Driver Go-Jek menerima keputusan tersebut, namun hari ini pihak kepolisian dari Polsek Sawahan tetap berjaga di sekitar lokasi Kantor Perwakilan Go-Jek di Jalan Tidar Surabaya untuk berjaga-jaga apabila ada aksi susulan. (sby3/rev)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Motor dan STNK Driver Gojek di Surabaya yang Disita Manajemen Akhirnya Dikembalikan