BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Perum Bulog Bojonegoro bersama anggota Komisi VI DPR RI, Ahmad Labib, dan Bupati Lamongan menyalurkan Bantuan Pangan (Banpang) beras di Kelurahan Sidokumpul dan Desa Made, Lamongan.
Total 19.200 ton beras akan diserahkan kepada 640.002 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan. Pemimpin Cabang Bulog Bojonegoro, Umar Said, menjelaskan penyaluran tahap II ini untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.
“Berdasar petunjuk teknis, setiap PBP akan memperoleh bantuan beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan,” ujarnya, Senin (31/8/2026).
Bulog memastikan setiap penerima akan menerima total 30 kilogram beras sekaligus. Untuk menjamin penyaluran tepat jumlah dan sasaran, Bulog membentuk Satgas Banpang yang menyerahkan beras langsung ke PBP.
“Selain memastikan pelaksanaan penyaluran, kegiatan ini juga memastikan kualitas beras memenuhi standar,” kata Umar.
Ia menegaskan prosedur pemeriksaan kualitas, pengemasan, dan pemrosesan ulang beras dilakukan sebelum distribusi. Jika penerima menemukan kualitas beras tidak sesuai, mereka dapat menukar melalui layanan pengaduan Bulog atau Satgas Banpang di desa.
Sementara itu, Ahmad menyatakan dukungan penuh terhadap program ini.
“Kalau urusan ketahanan pangan sepenuhnya pasti kami dukung. Salah satunya program Bantuan Pangan ini yang bertujuan menjaga ketersediaan pangan hingga di tingkat keluarga,” paparnya.
Bupati Lamongan menegaskan, pemerintah daerah terus memastikan stok dan distribusi berjalan lancar.
“Salah satunya bantuan pangan ini agar dapat diterima sesuai ketentuan oleh PBP sehingga dapat dirasakan manfaatnya,” ucapnya. (jku/mar)










