SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Pemkab Sampang mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan di lima desa pesisir kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), tetapi baru satu lokasi yang masuk tahap pelaksanaan.
Plt Kepala Dinas Perikanan Sampang Fajar Sidiq mengatakan kelima desa tersebut dinilai memenuhi persyaratan untuk diusulkan dalam program Kampung Nelayan. Namun, perkembangan masing-masing lokasi masih berbeda.
"Kalau berdasarkan usulan, ada lima desa pesisir. Namun yang berprogres hanya satu lokasi di Kecamatan Camplong," kata Fajar, Selasa 22 September 2026.
Menurut Fajar, satu lokasi telah memasuki tahap pelaksanaan, sedangkan satu lokasi lainnya sudah masuk tahap kontrak.
Adapun tiga usulan lainnya masih menunggu informasi lebih lanjut dari kementerian karena program tersebut ditangani langsung oleh pemerintah pusat.
Fajar menjelaskan besaran anggaran pembangunan Kampung Nelayan tidak akan sama di setiap desa.
Kebutuhan anggaran akan ditentukan berdasarkan hasil survei lapangan, kelayakan lokasi, ketersediaan lahan, serta kebutuhan masing-masing desa pengusul.
"Pastinya berbeda sesuai dengan kebutuhan masing-masing desa pengusul, tergantung desa pengusul dan luasan yang dijadikan lahan," ujarnya.
Ia menyebut salah satu syarat utama pembangunan Kampung Nelayan adalah tersedianya lahan minimal satu hektare. Kendati demikian, jenis fasilitas yang akan dibangun tetap menunggu hasil pengecekan lapangan oleh tim KKP.
"Lahan yang tersedia minimal satu hektare. Namun masing-masing desa pengusul setelah dilakukan cek lapangan, itu yang menentukan nanti dari kementerian dibutuhkan dan layak dibangun apa saja,"tandasnya. (van)










