BLITAR, BANGSAONLINE.com – Muhdi (81), warga Dusun Tuwuhrejo, Desa/Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, meninggal dunia saat berusaha memadamkan kebakaran rumpun bambu dan kebun, Jumat (25/9/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.20 WIB di lahan milik korban yang berada di Dusun Tuwuhrejo RT 04/RW 05, Desa Kesamben.
Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, mengatakan kebakaran awalnya terjadi pada rumpun bambu dan lahan kebun. Korban kemudian berusaha memadamkan api karena khawatir kobaran merambat ke kebun milik warga lainnya.
Namun, saat berusaha memadamkan api, korban diduga terpeleset dari tebing dengan ketinggian sekitar tujuh meter. Korban kemudian jatuh ke bawah rumpun bambu yang terbakar.
"Korban bermaksud memadamkan api karena khawatir api merambat ke kebun orang lain. Namun korban terpeleset dan jatuh sekitar tujuh meter dari tebing hingga akhirnya terbakar di bawah rumpun bambu," kata Aiptu Muheni.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya melakukan pemadaman secara manual, hingga api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.40 WIB.
Petugas kepolisian bersama Puskesmas Kesamben mengevakuasi korban ke rumah duka. Saat dilakukan pemeriksaan awal, korban telah dinyatakan meninggal dunia.
Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Polisi bersama pihak terkait juga telah melakukan penanganan di lokasi dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
Muheni mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menghadapi kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca yang kering. Warga diminta tidak mengambil risiko mendekati titik api apabila kondisi medan membahayakan.
"Jangan mengambil risiko jika api sulit dikendalikan atau kondisi lokasi membahayakan. Segera laporkan kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan bersama-sama," ujarnya. (msn)










