5 Tradisi Kopi Unik dari Berbagai Negara

BANGSAONLINE.com - Hari Kopi Internasional diperingati setiap 1 Oktober di berbagai negara sebagai momen merayakan kopi dan industri di baliknya. Tradisi penyajian kopi berbeda di tiap negara, mencerminkan budaya dan kebiasaan masyarakat setempat.

Di Senegal, kopi dikenal melalui café Touba, minuman dengan campuran rempah grains of Selim yang dipanggang bersama biji kopi sebelum diseduh. Tradisi ini erat kaitannya dengan komunitas Mouride dan kota Touba.

Finlandia memiliki kaffeost, kopi panas yang disajikan bersama potongan keju lokal leipäjuusto. Keju menyerap kopi dan memberikan kombinasi rasa serta tekstur unik.

Di Yaman, masyarakat menikmati qishr, minuman dari kulit buah kopi kering yang direbus bersama jahe dan rempah. Berbeda dari kopi biasa, qishr menunjukkan pemanfaatan bagian buah kopi selain bijinya.

Meksiko mengenal café de olla, kopi tradisional yang dimasak dalam panci tanah liat dengan tambahan gula tebu padat (piloncillo) dan kayu manis. Minuman ini menghadirkan aroma rempah khas.

Sementara itu, Aljazair memiliki mazagran, kopi dingin yang disajikan dengan air dan gula. Variasi modernnya menambahkan lemon atau mint, menjadikan minuman ini populer sejak abad ke-19.

Tradisi kopi dari berbagai negara tersebut menunjukkan keragaman cara menikmati kopi. Rempah, keju, kulit buah, kayu manis, hingga es menjadi bagian dari pengalaman unik dalam budaya minum kopi dunia. (rom)