OpenAI Uji Iklan Visual di ChatGPT

BANGSAONLINE.com - OpenAI mulai memperluas sistem iklan di ChatGPT dengan memperkenalkan format iklan visual yang muncul dalam pengalaman pembuatan gambar berbasis kecerdasan buatan. Langkah ini menjadi bagian dari pengembangan model bisnis iklan setelah sebelumnya menghadirkan iklan teks.

OpenAI menyebut iklan visual dirancang untuk membantu pengguna melihat bagaimana produk atau layanan digunakan dalam kehidupan sehari-hari melalui gambar.

Berbeda dengan iklan teks, iklan visual akan menampilkan inspirasi produk dan pengalaman merek, diberi label jelas, serta ditempatkan terpisah dari hasil generasi AI.

Pengujian tahap awal dilakukan di Amerika Serikat pada akhir Oktober 2026 dengan melibatkan kelompok pengiklan terbatas. Iklan akan muncul ketika pengguna membuat gambar menggunakan ChatGPT.

OpenAI menegaskan sistem iklan tidak memengaruhi jawaban ChatGPT karena periklanan dan model percakapan bekerja terpisah.

Menurut TechCrunch, OpenAI sebelumnya mulai menguji iklan pada Februari 2026, dan memperluasnya ke sejumlah negara. Format visual kini memberi peluang pengiklan menjangkau pengguna dengan gambar, bukan hanya teks.

Iklan ditujukan bagi pengguna Free dan Go, sementara pelanggan Plus, Pro, Business, Enterprise, dan Edu tidak akan melihat iklan. Akun pengguna di bawah 18 tahun juga dikecualikan.

OpenAI menambahkan sistem iklan dirancang menghindari topik sensitif seperti kesehatan mental, kondisi emosional, dan isu berisiko.

Dengan ChatGPT yang diklaim menjangkau 1,2 miliar pengguna setiap minggu, iklan visual berpotensi menjadi saluran besar bagi perusahaan dan pengiklan. Namun, tahap uji coba di AS akan menjadi penentu apakah format ini dapat diterapkan tanpa mengganggu pengalaman pengguna. (rom)