KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Dalam memberikan suasana nyaman dan aman saat pengamanan pergantian tahun, Polres kediri Kota dalam tugasnya mengganti peluit untuk mengatur lalu lintas dengan Trompet.
Kapolres Kediri Kota AKBP Bambang Wijanarko Bain mengatakan bahwa hal ini dilakukan untuk memeriahkan suasana agar terkesan tidak menakutkan.
"Ini wujud kedekatan kita dengan masyarakat, dengan tetap memberi keamanan juga ikut memeriahkan tahun baru dengan bertugas memakai Trompet," ujarnya.
Penggunaan trompet sudah dimulai sejak hari ini (31/12) di masing-masing Polsek saat apel pagi. "Dimulai pagi tadi, jajaran Polsek di Kediri kota sudah mulai menanggalkan peluit dan diganti Trompet," ujarnya.
Puncaknya, kata Kapolres, pada malam tahun baru 2016 akan ada pemandangan unik di Kota Kediri, di mana 1.000 Polisi turun jalan sambil membawa terompet. Terompet ini akan berfungsi sebagai pengganti peluit.
“Bertajuk 'Police of a 1.000 Trumpets' menjadi hal yang baru yang belum pernah ada. Semua trompet kita sediakan, teknisnya pada tanggal 31 Desember saat apel kesiapan PAM Tahun Baru. Pukul 17.00 semua anggota sudah membawa terompet yang diambil di SIUM. Peluit sementara ditinggalkan dan diganti dengan terompet,” kata Kapolresta.
AKBP Bambang W Baiin menjelaskan, setiap 30 menit sekali, dengan dikomando oleh staf Bagian Operasional atau Posko, secara bersama 1.000 terompet dibunyikan dengan nada “TE.. TET” ( ditiup TE pertama pendek dan tiupan TEEET kedua tiupan panjang).
“Dan pada saat pukul 24.00, seluruh anggota di samping melaksanakan PAM, ikut secara bersama masyarakat lainnya meluapkan suka cita kegembiraan dengan turun ke jalan sambil meniupkan terompetnya masing-masing. Walaupun Polri melaksanakan pengamanan dalam menyambut Tahun Baru 2016, namun kami ingin menjadi bagian yang tidak terpisahkan bersama masyarakat merayakan suka cita kegembiraan menyambut Tahun Baru 2016,” jelasnya. (rif/rev)




