TTL Naik, 69.141 Pelanggan di Jatim Terimbas

TTL Naik, 69.141 Pelanggan di Jatim Terimbas

SURABAYA (bangsaonline) - PT PLN (Persero) akhirnya resmi menaikkan Tarif Tenaga Listrik (TTL) per 1 Mei 2014, Kamis (1/5/2014). Kenaikan itu merupakan kebijakan pemerintah lewat Peraturan Menteri (permen) Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) no 9/2014 tentang TTL yang disediakan oleh PT PLN (Persero).Penetapan kenaikan TTL ini diberlakukan untuk golongan industri menengah I-3, industri besar I-4, serta menetapkan tarif penyesuaian (adjusment).

Kepala Divisi Niaga PT PLN (persero) Benny Marbun, Rabu (30/4) menjelaskan, pelanggan dengan tarif I-3 yang tarifnya naik ini merupakan industri skala menengah dengan daya diatas 200 kVa dan merupakan perusahaan go public atau Tbk. “Secara bertahap, subsidi untuk pelanggan I-3 akan ditiadakan. Sedangkan golongan tarif I4 adalah industri skala besar dengan daya diatas diatas 30 MVA dan secara bertahap subsidinya juga akan ditiadakan,'' ujar Benny.

Dengan kenaikan itu, berdasarkan data PT PLN (persero) Distribusi Jatim, ada 69.141 pelanggan listrik di Jatim yang terkena Permen ESDM ini. Mereka terdiri dari pelanggan golongan I-3 sebanyak 151 pelanggan, I-4 sebanyak 15 pelanggan, R-3 ada 19.350 pelanggan, B-2 ada 45.269 pelanggan, B3 ada 494 pelanggan, dan P1 sebanyak 3.862 pelanggan. Sedangkan total pelanggan listrik di Jatim sampai Maret tercatat 9.183.144 pelanggan.

Deputi Manager Komunikasi Bina Lingkungan PT PLN (persero) Distribusi Jatim Arkat Matulu mengatakan, pihaknya akan mengikuti kebijakan itu. PT PLN Distribusi Jatim hanyalah sebagai operator yang akan selalu melaksanakan kebijakan yang menjadi keputusan pemerintah. ''Kalau pihaknindustri menginginkan yang lain, seperti pengurangan kenaikan atau perpanjangan waktu kenaikan, ya itu terserah Kementerian ESDM. Kami hanya sebagai operator yang melaksanakan kebijakan pemerintah," tegasnya Kamis (1/5/2014).


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:TTL Naik, 69.141 Pelanggan di Jatim Terimbas | BANGSAONLINE.com