Diketahui, sanlat merupakan program yang digagas oleh GP Ansor. Dimana program tersebut mengawal dan mendampingi para siswa-siswi lulusan SMA, MA dan SMK yang tidak mampu dan ingin menempuh jejang ke perguruan tinggi negeri dengan melalui SBMPTN 2014.
“Kami akan membina dan mengantarkan para siswa terbut ke PTN (perguruan tinggi negeri). 100 peserta yang ikut tes seleksi, akan diambil 60 peserta saja, sebab dengan pertimbangan keektifan proses belajar,” ujar Jamal Ghofir, S.Sos.I,.MA selaku manager sanlat BPUN-SBMPTN kota Tuban.
Menurutnya, setelah siswa diseleksi pada tes tulis, mereka yang lulus akan digembleng selama satu bulan penuh. Selain itu, mereka akan dibimbing oleh tenaga profesional dari internal PC GP Ansor Tuban yang selama ini sudah melakukan bimbingan pada peserta Sanlat sebelumnya. Tidak hanya itu, para alumnus sanlat tahun sebelumnmya juga didatangkan, agar bisa membantu para siswa-siswi yang mengikuti sanlat tersebut.
“Mereka yang lolos seleksi akan kami bimbing selama satu bulan full di sebuah pesantren,, sejumlah alamuni sanlat tahun sebelumnya yang saat ini sedang proses kuliah disejumlah perguruan tinggi negeri juga akan didatangkan untuk membantu kami serta berbagi tips dan pengalaman,” ungkap Jamal saat ditemui di Kantor PCNU seusai Try Out selesai.
Terpisah, wakil Ketua PC GP Ansor Tuban, Khoirul Huda, S.Ag saat dikonfirmasi terkait dengan kegiatan tersebut mengatakan, program sanlat merupakan bimbingan yang mengantar anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meneruskan jenjang pendidikan yang lebih tinggi setelah lulus SLTA sederajat.
“Program ini adalah bentuk kepedulian kami pada keluarga kurang mampu yang mempunyai prestasi dan berkeinginan untuk meneruskan pada jenjang pendidikan perguruan tinggi,” ungkap Huda.
Disisi lain, Khoirul Huda menyayangkan pada sikap pemkab yang tidak membantu program tersebut. Padahal program tersebut merupakan salah satu program pengentasan kemiskinan serta kepedulian pada dunia pendidikan.
“Sebenarnya kami sangat menyayanngkan dan prihatin kepada Pemkab Tuban saat ini. Sebab, dikabupaten lain Pemkab saja bisa mensuport program GP Ansor seperti ini, kenapa dikabupaten Tuban malah oleh dinas pendidikan di coret, sementara dari Bappeda sendiri sudah mengusulkan hal itu,” tandas Huda.
Sementara itu, program sanlat tersebut sudah dilakukan sebanyak empat kali. untuk pendanaan mulai dari awal proses Try Out hingga bimbingan selama satu bulan, sejumlah pengurus GP Ansor iuran untuk mensukseskan dan mendorong agar putra-putri daerah tersebut bisa masuk dalam perguruan tinggi negeri ternama. Mulai mengantar ke PTN serta mencarikan tempat Kost atau asrama dan makan semua ditanggung oleh GP Ansor Tuban. Akan tetapi setelah lulus, dengan harapan alumni Sanlat Ansor nantinya bisa kembali ke Tuban dan ikut membesarkan NU.
GP Ansor Tuban Gelar Pesantren Kilat untuk Siswa Kurang Mampu
TUBAN (bangsaonline) - Sebanyak 100 siswa-siswi SMA, MA dan SMK se-Kabupaten Tuban telah mengikuti tes seleksi try out pada program pesantren kilat (Sanlat) yang digelar PC GP Ansor Tuban, di Aula Kantor NU Tuban. Minggu (04/05/2014).




